Tak Orgasme Kok Diam Saja, Sssttt... Itu Mah Dulu !!!

Cerita Artikel Dewasa Seputar Seks, Dunia Sex dan Kesehatan Kelamin, Serbaserbi Pasangan Intim, Tips dan Trik Berhubungan Seks

Ketika masalah seksual masih dianggap sebagai hal yang tabu dan tidak pantas untuk dibicarakan maka hubungan seks bersifat linier, satu arah. Lelaki adalah pihak yang paling dominan dan leluasa. Bila mereka tidak mendapatkan kenikmatan, mereka berhak marah dan menuntut pada perempuan.
Sebaliknya perempuan tidak memiliki hak apa pun untuk mendapatkan kenikmatan. Tugas utamanya hanyalah melayani suami dan memuaskan hasrat seksualnya. Apakah dia mendapatkan kenikmatan dari hubungan tersebut tidak pernah dibicarakan. Tidak pantas! Saat itu, para istri pun hanya terdiam, seakan-akan tidak menjadi persoalan besar.
Namun setelah zaman berubah dan terjadi revolusi seksual maka semua asumsi itu berubah total. Kedudukan perempuan bukanlah obyek seks semata. Mereka sama dengan lelaki, sama-sama sebagai subyek seks yang berhak berbicara tentang kenikmatan seksual atau orgasme.
Pendapat yang mengatakan istri harus mengabdi pada suami dan siap melayani hasrat seks tiap kali suaminya menghendaki mulai bergeser. Hubungan seksual tidak bisa dijalankan tanpa memperhatikan kondisi istri. Dulu suami bisa meminta istri untuk melayani tanpa mempedulikan mood-nya. Tetapi saat ini hubungan seksual yang akan dijalankan harus atas kesepakatan bersama.
Komunikasi seksual yang makin terbuka menyebabkan istri boleh berbicara banyak tentang hubungan seks. Gaya apa yang paling disukai, aktifitas macam apa yang diinginkan, variasi seperti apa yang dikehendaki serta hal-hal lain yang berkaitan dengan masalah seksual.
Bahkan ketika dirinya tidak mencapai puncak kenikmatan, perempuan berhak mempertanyakan sehingga bisa dicari solusinya. Yang jelas, revolusi seksual menyebabkan banyak perempuan yang berani berbicara tentang kenikmatan seksual atau orgasme, sesuatu yang tidak pernah dibahas pada era sebelumnya.
Namun sayangnya komunikasi seksual di Indonesia belum semaju di negara lain. Meski demikian komunikasi seksual yang ada saat ini jauh lebih maju dibanding era sebelumnya.


Lolita: ”Jangan terburu-buru orgasme ketika bercinta. Anda akan kehilangan pengalaman orgasme. Anda tidak akan pernah tahu peristiwa nyata yang tak lekang oleh waktu yang menunggu jika Anda hanya memperhatikan kejadian sesaat” (Barbara De Angelis)

Post a Comment

[facebook][blogger][disqus]

MKRdezign

{facebook#https://www.facebook.com/BENYN3M} {twitter#https://twitter.com/benynem} {google-plus#https://plus.google.com/+BenyKristiawan} {pinterest#https://www.pinterest.com/benynem} {youtube#https://www.youtube.com/benynem} {instagram#https://www.instagram.com/benynem}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by suprun. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget