August 2015

Sebetulnya masih terlalu dini untuk membahas tentang shutter speed. Dan seharusnya untuk mempelajari fotografi yang perlu dikuasai sejak dini adalah pemahaman tentang exposure serta pengaturannya. Namun menanggapi pertanyaan (permintaan) dari beberapa pembaca berkaitan dengan efek foto yang saya posting beberapa hari yang lalu maka tidak ada salahnya saya berbagi pengetahuan tentang shutter speed secara singkat agar lebih mudah dipahami. Mungkin di lain waktu akan saya bagikan artikel tentang Shutter Speed yang lebih detail, tentunya setelah saya membahas tentang exposure terlebih dahulu. 

Apa Itu Shutter Speed

Shutter Speed merupakan pengaturan pada kamera untuk menentukan seberapa lama rana akan terbuka untuk memberi jalan masuk cahaya setelah melewati lensa untuk ditangkap oleh sensor. Cara mudah untuk memahaminya, semakin cepat shutter speed maka akan semakin sedikit cahaya yang tertangkap oleh sensor. Akibat baiknya sedikit cahaya tersebut membuat image yang dihasilkan sensor menjadi freeze, detail, dan tajam (tidak blur) karena dengan waktu yang singkat menjadi kecil kemungkinanya ada perubahan cahaya (gambar) yang masuk. Akibat buruknya, karena cahaya yang masuk hanya sedikit maka image yang ditangkap sensor kamera cenderung gelap (under-exposure), sehingga para fotografer harus mengimbangi shutter speed tinggi dengan pengaturan diafragma yang besar (bukaan besar) atau bisa juga dengan menggunakan setting ISO yang tinggi.

Apa Fungsi Shutter Speed? Dan Beri Contoh Penggunaannya

Nah, daripada bingung-bingung memahami pengertian dan cara kerja Shutter Speed maka langsung saja kita pelajari fungsinya agar lebih mudah dalam memahaminya. Shutter speed pada kamera bisa diatur dari kecepatan yang sangat rendah hingga yang sangat tinggi. Biasanya ditulis 1/x, misalnya 1/30, 1/60, 1/125, hingga 1/6000... Angka tersebut menunjukan besaran waktu dengan satuan detik. misalnya 1/2s artinya 1/2 detik, 1/60 artinya 1/60 detik, semakin besar nilai x maka shutter speed semakin tinggi. Untuk keperluan foto sehari-hari, misalnya foto selfie, foto bareng teman, foto acara keluarga, setidak-tidaknya gunakanlah shutter-speed di atas 1/80s . Bila di bawah itu ada resiko foto yang dihasilkan menjadi kurang tajam dan berbayang apabila objek yang difoto bergerak. Shutter speed di bawah 1/80 hanya digunakan untuk objek yang cerderung diam atau minim gerakan. Lalu mengapa ada orang yang menggunakan shutter speed 1/60, 1/30, 1/15, 1/8, 1/2, bahkan ada yang 1 detik hingga 30 detik. Karena memang bisa digunakan untuk berbagai tujuan. Dalam penggunaan shutter speed yang tergolong lambat dan sangat lambat tersebut fotografer wajib memakai tripod. Lalu contohnya untuk apa? misalnya, ingin memotret pertunjukan kembang api (firework), mengabadikan moment lintasan kembang api dari mulai meluncur hingga bertebaran di langit yang berlangsung misalnya 15 detik maka shutter speed kamera harus disetting minimal 15s. Contoh lainnya, untuk memotret aliran air sungai atau air terjun agar terlihat dinamis (tidak freeze/beku). Yang perlu dijadikan catatan adalah shutter speed lambat disarankan menggunakan tripot bahkan diwajibkan untuk keperluar tertentu...
Lalu sebaliknya, apa fungsi shutter speed yang tinggi dan contoh penggunaannya... 
Speed yang tinggi umumnya digunakan untuk mengabadikan objek yang bergerak, semakin cepat gerakan objek maka semakin tinggi pula shutter speed yang harus digunakan. Dengan menggunakan shutter speed yang tinggi maka akan dihasilkan foto objek yang bergerak menjadi freeze (beku). Contoh penggunaan speed tinggi ini adalah untuk memotret moment olahraga. Bisa juga kita lebih kreatif memanfaatkan speed yang tinggi untuk menghasilkan foto levitating (mengambang di udara). Atur kamera Anda pada speed tinggi misalnya 1/600s, lalu suruh teman-teman Anda untuk melompat. Jepret saat teman-temanmu berada pada lompatan tertinggi. Dan lihatlah hasilnya, teman-temanmu seolah sedang terbang atau mengambang di udara. Mungkin adegan ini sudah sering kita jumpai di berbagai media sosial. Contoh lain penggunaan speed tinggi adalah untuk memotret cipratan air, memotret gelombang laut. Ada kalanya speed yang tinggi terpaksa digunakan pada kondisi pencahayaan yang teramat terang. Tujuannya untuk memperoleh exposure yang tepat...

Demikian dulu Tips Fotografi kali ini . Semoga bisa menambah pemahaman tentang Shutter Speed.
Silahkan Bookmark atau berlangganan untuk memperoleh tips fotografi berikutnya. 
Para pembaca juga bisa mengikuti update melalui Google+ atau Twitter...



Bangsa Indonesia baru saja merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdakaan RI yang ke-70. Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkannya. Salah satunya adalah Pawai Baris Berbaris, Lomba Gerak Jalan Dan Marching Band yang diselenggarakan setiap tahun di Alun-alun Wates, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berikut ini akan saya persembahkan Galeri Foto Liputannya khusus untuk para pembaca setia benklik.com di manapun Anda berada.

Total Foto: ada 354 Foto, Terbagi dalam 16 Halaman dalam Artikel ini...  (20-an Foto tiap Halaman)

Kamera: Sony A580, Lensa Tamron 18-270 F3.5-6
Ukuran File Foto Asli: 15MB per Foto
Ukuran Konversi Web: 300kb per Foto
Lokasi: Alun-alun Wates. Kulon Progo
Waktu: Selasa, 25 Agustus 2015, Mulai Pukul 09:30 WIB
Photographer: Beny K, (Instagram/Twitter: benKLIK)

Catatan:
Siapa saja boleh mencomot (download) foto-foto di website ini baik untuk dicetak maupun untuk keperluan lainnya karena ukuran foto sudah saya konversi ke ukuran sangat kecil (sekitar 300kb) sehingga hanya bisa dicetak tidak lebih dari ukuran 4R. Mohon watermark tulisan @benynem di bagian bawah kiri jangan dihapus / diedit.
Dan apabila pembaca menghendaki file foto asli yang tidak dikonversi (ukuran 15MB) dan tanpa watermark. Bisa menghubungi saya lewat instagram. Syaratnya: saya harus memastikan bahwa foto yang Anda minta adalah foto Anda sendiri atau foto keluarga Anda (orang yang Anda kenal) dan sudah diketahui oleh orang yang bersangkutan, agar nantinya tidak disalahgunakan.


MKRdezign

{facebook#https://www.facebook.com/BENYN3M} {twitter#https://twitter.com/benynem} {google-plus#https://plus.google.com/+BenyKristiawan} {pinterest#https://www.pinterest.com/benynem} {youtube#https://www.youtube.com/benynem} {instagram#https://www.instagram.com/benynem}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by suprun. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget