June 2015

Kelebihan / Keunggulan ZTE Nubia Z9 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Memiliki desain premium terbaik dibandingkan semua flagship yang ada. Layar LCD yang tanpa Bezel dan juga bahan logam yang digunakan memberi kesan mahal
  • Menggunakan prosesor Qualcomm tercepat saat ini yaitu Snapdragon 810
  • Menggunakan GPU Adreno 430 yang tercepat saat ini
  • Memiliki kamera dengan sensor 16 MP dengan kualitas yang setara dengan kamera Galaxy S6
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh LG G4, Oppo R7 Plus, dan Huawei P8. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Memiliki FingerPrint Scanner (untuk edisi exclusive)
  • Memiliki Infrared Port
  • Tersedia pilihan memori internal 64 GB
  • Tersedia pilihan RAM 4 GB
  • Support Dolby Audio
  • Dual Speaker Stereo pada bagian bawah

Kekurangan / Kelemahan ZTE Nubia Z9 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas
  • Tidak tahan air, tidak bisa dipakai untuk menyelam
  • Tidak menyediakan slot microSD
  • Tidak memiliki pemutar radio FM

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli ZTE Nubia Z9:

  • Kualitas kameranya setara dengan Samsung Galaxy S6
  • Saya suka berfoto selfie sehingga kamera depan berkekuatan 8 megapixel tentu adalah pilihan tepat. dan hanya ada 4 Smartphone flagship yang memiliki kamera depan 8 megapixel, yaitu Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya membutuhkan RAM yang terbesar yang tersedia saat ini (RAM 4GB), karena saya sering melakukan multitasking berkaitan dengan pekerjaan dan juga kebiasaan saya
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli ZTE Nubia Z9:

  • Saya suka Mendengarkan Radio, sehingga saya butuh smartphone yang bisa untuk mendengarkan radio
  • Saya suka menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 64GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.. 
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC



Kelebihan / Keunggulan Lenovo K80 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Tersedia memori internal 64 GB
  • Tersedia RAM 4 GB
  • Tersedia Slot microSD dan pemutar radio FM
  • Memiliki kapasitas batere yang sangat besar yaitu 4000 mAh dan batere ini bisa dilepas, cocok bagi Anda yang suka membawa batere cadangan
  • Sudah pasti harganya terjangkau 

Kekurangan / Kelemahan Lenovo K80 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Hanya menggunakan prosesor Intel Atom Quad Core 1.83 GHz
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Lenovo K80:

  • Saya hanya memiliki dana yang pas-pasan. Lenovo K80 memiliki harga yang terjangkau, walaupun spesifikasinya di bawah Zenfone 2, tapi buat saya sudah cukupan
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD dan juga bisa untuk mendengarkan radio
  • Saya membutuhkan RAM yang terbesar yang tersedia saat ini (RAM 4GB), karena saya sering melakukan multitasking berkaitan dengan pekerjaan dan juga kebiasaan saya
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Lenovo K80:

  • Prosesornya bagi saya kurang kencang, saya lebih memilih Zenfone 2 yang sama-sama memiliki harga murah namun memiliki spesifikasi yang lebih baik
  • Saya orangnya suka jaga gengsi, merk Lenovo sudah terkenal murahnya, saya akan merasa malu di depan teman-teman atau kerabat apabila mereka tahu kalau saya pakai HP dengan harga murah. Saya butuh Smartphone yang harganya mahal untuk menaikan gengsi saya dan menambah kepercayaan diri 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

Kelebihan / Keunggulan Xiaomi Mi Note Pro Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Menggunakan Prosesor Snapdragon 810 dan GPU Adreno 430 yang merupakan GPU tercepat saat ini
  • Memiliki memori internal 64 GB 
  • Memiliki RAM 4GB
  • Fast Battery Charging, batere terisi 60% hanya dalam waktu 30 menit 
  • Harganya pasti terjangkau 

Kekurangan / Kelemahan Xiaomi Mi Note Pro Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak memiliki slot microSD
  • Tidak memiliki pemutar radio FM (to be confirmed)
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Xiaomi Mi Note Pro:

  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.
  • Tidak ada slot microSD tidak masalah, memori internal 64 GB sudahlah cukup bagi saya. Saya lebih memaksimalkan penggunaan penyimpanan Cloud dan saya memiliki banyak dana untuk berlangganan paket internet terbaik untuk menunjang Cloud

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Xiaomi Mi Note Pro:



  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya suka menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

Kelebihan / Keunggulan Oppo R7 Plus Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Memiliki ukuran layar terbesar dibanding Flagship lain, yaitu 6 inchi
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh Nubia Z9, LG G4 , dan Huawei P8. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Memiliki FingerPrint Scanner 
  • Fast Charging, batere terisi 75% hanya dalam waktu 30 menit
  • Kapasitas batere yang sangat besar, yaitu 4100 mAh
  • Tersedia Slot microSD 

Kekurangan / Kelemahan Oppo R7 Plus Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Satu-satunya Flagship yang tidak memiliki NFC
  • Tidak memiliki pemutar Radio FM (to be confirmed)
  • Hanya ada pilihan memori internal 32 GB
  • Masih menggunakan prosesor Snapdragon 615 di saat flagship lain menggunakan prosesor gahar sekelas Snapdragon 810
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Oppo R7 Plus:

  • Saya mencari flagship dengan layar besar, dan Oppo R7 Plus adalah satu-satunya Flagship Android 2015 yang memiliki layar 6 Inch 
  • Saya mencari flagship yang memiliki daya tahan batere yang lama karena berkaitan dengan pekerjaan saya di lapangan yang tidak memungkinkan untuk mengecas karena jauh dari sumber listrik, juga tidak memungkinkan menggunakan power bank, dan tidak akan sempat pula menggantikan batere dengan batere cadangan, sehingga saya butuh smartphone dengan kapasitas batere minimal 4000 mAh 
  • Saya suka berfoto selfie sehingga kamera depan berkekuatan 8 megapixel tentu adalah pilihan tepat. dan hanya ada 4 Smartphone flagship yang memiliki kamera depan 8 megapixel, yaitu Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya suka menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.. 

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Oppo R7 Plus:

  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

Kelebihan / Keunggulan Huawei Ascend P8 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Kualitas kameranya sangat baik, hampir mendekati Samsung Galaxy S6. Bahkan terdapat fitur Capture Trace pada kondisi gelap. Dan juga ada mode director yang menggabungkan 3 video yang diambil oleh 3 smartphone Huawei Ascend P8 dengan suduh pandang pengambilan yang berbeda 
  • Desain premium dan elegan, sudah kelihatan kalau Smartphone tersebut adalah barang mahal 
  • Ada pilihan memori internal 64 GB 
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Memiliki prosesor HiSilikon Kirin buatan sendiri sehingga bisa menekan biaya produksi dan juga prosesor ini diklaim hemat daya
  • Tersedia Slot microSD dan pemutar Radio FM

Kekurangan / Kelemahan Huawei Ascend P8 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Huawei Ascend P8:

  • Saya suka desain premium yang menimbulkan kesan elegan dan mahal
  • Kamera utama memiliki kualitas yang baik, mendekati Samsung Galaxy S6
  • Saya suka berfoto selfie sehingga kamera depan berkekuatan 8 megapixel tentu adalah pilihan tepat. dan hanya ada 4 Smartphone flagship yang memiliki kamera depan 8 megapixel, yaitu Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD dan juga bisa untuk mendengarkan radio FM 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Huawei Ascend P8:

  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC


Kelebihan / Keunggulan HTC One M9 dan M9+ Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Khusus untuk HTC One M9+ yang memiliki dual kamera pada bagian belakang, kamera 20MP + 2.1MP , hanya bersaing dengan Sony Xperia Z4. Walaupun tidak sebagus milik Galaxy S6 atau LG G4, namun kualitas kamera HTC One M9+ sudah bisa diandalkan untuk keperluan fotografi sehari-hari. Dengan sensor 20MP + 2.1MP  maka foto yang dihasilkan tidak akan pecah saat dizoom atau dicetak pada kertas ukuran besar. Dan juga memiliki pencahayaan yang merata berkat dua kamera yang digunakan sekaligus dapat menangkap gambar dalam beberapa jangkauan exposure yang berbeda kemudian dipadukan menjadi sebuah foto sehingga memiliki pencahayaan yang lebih merata 
  • HTC One M9 dan One M9+ adalah satu-satunya Flagship Android 2015 yang memiliki dua speaker stereo berkualitas tinggi dengan penempatan yang paling sempurna, yaitu di bagian atas dan bawah pada bagian muka, sehingga efek stereo dan Dolby Surround Sound yang dihasilkan akan terdengar lebih realistis dan pas. Sehingga smartphone ini adalah yang terbaik bagi Anda yang hobby mendengarkan musik dan nonton film 
  • HTC One M9 dan One M9+ adalah satu-satunya Flagship Android 2015 yang memiliki fitur SMS yang mampu mengkombinasikan beberapa nomor telepon pada kontak yang sama dalam satu threat percakapan. Pada smartphone merk lain atau SMS aplikasi pihak ketiga, apabila sebuah kontak memiliki 3 nomor handphone, maka apabila ketiga nomor tersebut mengirim sms kepada kita maka akan terpisah ke dalam 3 threat percakapan yang berbeda. Sedangkan apabila kita menggunakan smartphone HTC (semua android HTC) maka ketiga SMS dengan nomor berbeda tersebut akan digabung menjadi 1 threat pecakapan karena ketiga nomor tersebut dimiliki oleh kontak (orang) yang sama 
  • Tersedia Slot microSD dan juga Radio FM dan juga Fingerprint Scanner
  • Quick Charge 2, batere HTC One M9 bisa terisi 60% hanya dalam waktu 30 menit 
  • Memiliki FingerPrint Scanner 

Kekurangan / Kelemahan HTC One M9 dan M9+ Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Khusus HTC One M9, banyak review yang menilai kameranya buruk, mengecewakan
  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Hanya tersedia pilihan memori internal 32GB
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli HTC One M9 dan M9+:

  • Saya tidak memiliki pilihan lain karena HTC One M9 dan M9+ adalah satu-satunya flagship yang memiliki fitur SMS yang mampu mengkombinasikan SMS dari beberapa nomor dalam kontak yang sama  ke dalam 1 threat yang sama. Saya sangat membutuhkan fitur tersebut karena berhubungan dengan kebiasaan dan juga pekerjaan 
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD..  
  • Dan lagi, HTC One M9 dan M9+ adalah satu-satunya flagship android 2015 yang memiliki speaker stereo berkualitas dengan penempatan yang pas, dan juga fitur Dolby Surround Sound, sehingga sangat mantab untuk menonton film tanpa menggunakan headset

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli HTC One M9 dan M9+:

  • Fitur SMS tidaklah penting bagi saya karena saya lebih suka chatting dan instant messaging seperti BBM, Line, Whatsapp, dll
  • Dan juga Speaker stereo bagi saya tidaklah penting karena saya lebih suka menggunakan headset 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4

Kelebihan / Keunggulan Asus Zenfone 2 ZE551ML Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Sudah pasti salah satu kelebihan dari Asus Zenfone 2 adalah harganya yang paling murah dibandingkan flagship lain. Padahal memiliki spesifikasi tinggi... 
  • Memiliki RAM 4GB, hanya bersaing dengan Lenovo K80, Xiaomi Mi Note Pro, dan ZTE Nubia Z9 
  • Tesedia pilihan memori internal hingga 64GB (update: baru loncing 128GB)
  • Tersedia Slot microSD dan juga Radio FM
  • Fast Charging, batere terisi 60% dalam waktu 40 menit 
  • Teknologi PixelMaster pada kamera mampu menangkap gambar dengan baik pada kondisi gelap, bahkan benda yang tak terlihat oleh mata manusia sekalipun 

Kekurangan / Kelemahan Asus Zenfone 2 ZE551ML Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll
  • Terlalu banyak aplikasi bawaan yang terinstal, padahal banyak yang tidak diperlukan. Dan sayangnya tidak bisa di-uninstall, hanya bisa dinonaktifkan (disable) 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Asus Zenfone 2 ZE551ML:

  • Saya hanya memiliki dana yang pas-pasan. Asus Zenfone 2 memiliki harga yang paling murah, ditambah spesifikasi yang tinggi dan mampu diandalkan 
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD dan juga bisa untuk mendengarkan radio
  • Saya membutuhkan RAM yang terbesar yang tersedia saat ini (RAM 4GB), karena saya sering melakukan multitasking berkaitan dengan pekerjaan dan juga kebiasaan saya
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Asus Zenfone 2 ZE551ML:

  • Saya orangnya suka jaga gengsi, merk Zenfone sudah terkenal murahnya, saya akan merasa malu di depan teman-teman atau kerabat apabila mereka tahu kalau saya pakai HP dengan harga murah. Saya butuh Smartphone yang harganya mahal untuk menaikan gengsi saya dan menambah kepercayaan diri 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4



Kelebihan / Keunggulan Sony Xperia Z4 (Z3+) Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Di antara semua Flagship yang ada saat ini, Sony Xperia Z4 adalah satu-satunya Smartphone Android yang tahan air dan bisa digunakan untuk menyelam dan memotret di dalam air
  • Memiliki kamera dengan kekuatan terbesar dibandingkan flagship lain, yaitu 20 megapixel, hanya bersaing dengan HTC One M9. Walaupun tidak sebagus milik Galaxy S6 atau LG G4, namun kualitas kamera Xperia Z4 sudah bisa diandalkan untuk keperluan fotografi sehari-hari. Dengan sensor 20 megapixel maka foto yang dihasilkan tidak akan pecah saat dizoom atau dicetak pada kertas ukuran besar. Terdapat pula fitur-fitur menarik, salah satunya adalah Foodie yang digunakan untuk memotret makanan dengan hasil yang lebih memuaskan 
  • Tersedia Slot microSD dan juga Radio FM 
  • Memiliki dua buah speaker untuk menghasilkan suara stereo 
  • Fast Charging, batere Xperia Z4 bisa terisi 60% hanya dalam waktu 30 menit 

Kekurangan / Kelemahan Sony Xperia Z4 (Z3+) Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Isu panas yang mencapai suhu 60 derajat celcius, merupakan fakta kegagalan pemakaian prosesor Snapdragon 810 pada Xperia Z4, karena di smartphone lain dengan prosesor yang sama tidak mengalami masalah yang serupa 
  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Hanya tersedia pilihan memori internal 32GB
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Sony Xperia Z4 (Z3+):

  • Saya tidak punya pilihan lain. Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya. Dan saya tidak memiliki pilihan lain, Xperia Z4 adalah satu-satunya Smartphone flagship yang tahan air dan bisa diajak menyelam 
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD..  Dan lagi, Sony Xperia Z4 memiliki speaker stereo sehingga sangat mantab untuk menonton film tanpa menggunakan headset

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Sony Xperia Z4 (Z3+):

  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Fitur tahan air tidaklah begitu penting bagi saya karena keseharian saya lebih sering di tempat -tempat yang kering seperti di kantor, di dalam mobil, dan di dalam ruangan tertutup lainnya
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4


Kelebihan / Keunggulan LG G4 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Kamera utama menjadi andalan dari LG G4. Dengan aperture F1.8 pertama di dunia, LG mengklaim hasil jepretan kameranya setara dengan kamera DSLR. Dan LG telah membuktikannya dengan merelease beberapa foto yang diambil menggunakan kamera LG G4. Hasilnya... Luar biasa memang hampir setara dengan kamera DSLR profesional. Ini berkat fitur kamera yang bisa disetting manual. Kita bisa menentukan besaran ISO, Exposure, White Balance, juga Shutter Speed hingga beberapa detik 
  • Fitur Knock Code yang sudah dipatenkan masih menjadi andalan jajaran smartphone LG salah satunya pada LG G4. Dengan fitur ini bukan hanya bisa login cepat menggunakan kombinasi ketukan, tetapi bisa juga login cepat untuk berbagai akun (user) yang berbeda. Misalnya dua ketukan kiri atas dan dua ketukan kanan bawah kita jadikan sebagai login akun utama, kemudian kita setting lagi empat ketukan pada titik yang sama untuk login sebagai Guest Mode. Begitupula untuk beberapa akun user lainnya bisa login dengan kombinasi ketukan yang berbeda. Ini adalah fitur yang sangat unik. Apabila di smartphone lain untuk berpindah-pindah akun user kita harus menyalakan layar terlebih dahulu kemudian memilih lingkaran user yang akan dipakai, kemudian masih harus memasukan password. Sedangkan pada LG G4 bisa dilakukan hanya dengan satu langkah dari layar HP masih dalam keadaan mati.
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan Huawei P8. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Desain Unik, dengan pilihan back cover berbahan kulit yang bisa dilepas. Dengan betere yang bisa dilepas, praktis bagi Anda yang suka membawa batere cadangan 
  • Tersedia slot microSD dan Radio FM 
  • Memiliki Video Player bawaan yang mampu membaca semua codec video dan audio terlengkap sehingga kita tidak perlu menginstal Video Player lain. Di Smartphone lain, termasuk Samsung, saya tidak bisa menonton Film HD dengan Codec audio tertentu
  • Harga yang kompetitif, Rp. 8.500.000,- adalah harga yang masuk akal untuk Smartphone dengan kamera canggih dan fitur menarik ini 

Kekurangan / Kelemahan LG G4 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Dibandingkan flagship lain, LG G4 memiliki desain yang kaku dan kurang menarik, walaupun bisa dibilang elegan 
  • Ketika Snapdragon 810 sedang trend, LG G4 justru lebih memilih Snapdragon 808 yang memiliki kemampuan sedikit lebih rendah dari Snapdragon 810. 
  • Hanya tersedia pilihan memori internal 32GB
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli LG G4:

  • Saya suka kameranya yang memiliki bukaan F1.8 dengan kualitas hasil foto setara DSLR. Walaupun Galaxy S6 memiliki kualitas hasil foto yang tajam dengan kualitas warna yang baik dan juga exposure yang merata, namun tetap terlihat sebagai hasil jepretan kamera smartphone. Dengan kamera LG G4 yang memiliki setting manual ini, kita bisa berkreasi berbagai foto dengan hasil jepretan yang seolah diambil dari kamera DSLR. Dengan teknik fotografi yang saya kuasai dan sedikit trik, mungkin saya bisa menghasilkan karya foto yang jauh lebih baik dari hasil foto kamera Galaxy S6 yang digunakan oleh orang awam 
  • Saya sangat menyukai fitur Knock Code yang hanya ada pada smartphone LG. Kebetulan saya memiliki beberapa akun user di smartphone untuk berbagai keperluan, sehingga apabila menggunakan LG G4 bisa dengan mudah berganti-ganti akun user hanya dengan kombinasi ketukan.
  • Saya tidak punya pilihan lain. LG G4 adalah satu-satunya smartphone flagship saat ini yang baterenya bisa dilepas (sebetulnya ada Lenovo K80 dengan batere yang bisa dilepas, tapi beda kasta). Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya
  • Snapdragon 808 bedanya tidak begitu signifikan dengan Snapdragon 810. Apalagi Snapdragon 810 diterpa isu panas yang mencapai suhu hingga 60 derajat celcius pada Sony Xperia Z4. Lagipula Snapdragon 808 sudah cukup mumpuni apalagi dengan konsumsi daya yang lebih rendah bila dibanding Snapdragon 810.
  • Saya suka berfoto Selfie, Suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD..  Dan lagi, LG G4 mampu membaca semua codec audio dan Video saat ini.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli LG G4:

  • Saya kurang suka desainnya yang kaku, saya menginginkan desain yang unik dan futuristik seperti milik Oppo R7 Plus dan ZTE Nubia Z9
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC.

Kelebihan / Keunggulan Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Dari berbagai review perbandingan kamera, Galaxy S6 dan S6 Edge memiliki kualitas hasil foto dan video terbaik. Bukan berarti vendor lain kameranya jelek, banyak juga yang kameranya super keren, tetapi kalau mau nyari HP dengan kamera terbaik ya Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge inilah pemenangnya.
  • Prosesor Exynos 7420 yang diproduksi sendiri oleh Samsung, mampu mengalahkan Snapdragon 810 pada AnTuTu Benchmark, bahkan unggul telak dalam pengolahan grafis 3D. Prosesor Exynos 7420 ini dibuat dengan proses pabrikasi 14nm yang merupakan teknologi paling mutakhir saat ini. Sehingga dalam berbagai review Benchmark selalu unggul mengalahkan flagship lain.
  • Desain Premium berbahan metal 
  • Finger Print Sensor bisa untuk pembayaran Paypal, dan ada Aplikasi Samsung Pay yang bisa digunakan untuk transaksi menggunakan Visa dan MasterCard 
  • Tersedia Memori Internal Hingga 128GB

Kekurangan / Kelemahan Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Harga termahal bila dibandingkan dengan Flagship lain 
  • Desain Unibody, Batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak ada Slot MicroSD (Memory Tambahan) 
  • Tidak Tahan Air 
  • Tidak Ada Radio FM 
  • Kapasitas Batere Hanya 2550 mAh merupakan yang terkecil dibandingkan Flagship lain 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Samsung Galaxy S6 / S6 Edge:

  • Kamera adalah prioritas utama, Saya mencari smartphone dengan kualitas kamera terbaik
  • Harga bukanlah masalah, saya memiliki dana yang cukup 
  • Tidak ada slot microSD tidak masalah, 32GB atau 64GB apalagi 128GB sudah lebih dari cukup bagi saya. Saya lebih memaksimalkan penggunaan penyimpanan Cloud dan saya memiliki banyak dana untuk berlangganan paket internet terbaik untuk menunjang Cloud
  • Saya sering bertransaksi menggunakan Paypal dan MasterCard, dengan fitur di Galaxy S6 tentunya transaksi akan berjalan lebih mudah
  • Kapastitas batere 2550 mAh sudah cukupan, apalagi Exynos 7420 menggunakan proses pabrikasi 14nm sehingga lebih hemat daya. Batere Galaxy S6 tidak bisa dilepas juga tidaklah masalah, saya tidak keberatan membawa Power Bank saat bepergian, dan saya ada dana untuk membeli wireless charger untuk penggunaan di rumah 
  • Layanan Purna Jual Samsung adalah yang terbaik di Indonesia. Suku Cadang Lengkap, Proses Klaim Garansi Mudah dan Cepat, saya tidak mau ambil resiko dengan membeli smartphone merk lain.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Samsung Galaxy S6 / S6 Edge:

  • Saya sangat perhitungan dengan harga. Menurut saya harga Galaxy S6 kemahalan bagi saya. Dengan spesifikasi tersebut saya lebih memilih flagship lain yang bahkan memiliki spesifikasi lebih tinggi dengan harga yang lebih murah dan masuk akal.
  • Saya tidak mengincar kamera terbaik. Semua smartphone flagship saat ini sudah memiliki kamera yang sudah tangguh dan bisa diandalkan, jadi tidak harus beli smartphone dengan kamera terbaik. Lagipula saya menguasai teknik fotografi yang bisa saya terapkan pada kamera smartphone seadanya yang mungkin mampu mengalahkan hasil jepretan Galaxy S6 yang digunakan oleh orang awam 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya sering menonton film-film HD di smartphone, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.
  • Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya mencari smartphone yang bisa digunakan untuk mendengarkan Radio FM karena ini berhubungan dengan rutinitas dan pekerjaan saya sebagai pengamat atau penyiar radio...
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4


INTRO: Kemunduran Samsung dan Kebangkitan Para Produsen Pendatang Baru

Persaingan Flagship smartphone Android di tahun 2015 ini sangatlah sengit. Masing-masing vendor telah mengeluarkan segala kemampuannya untuk menciptakan Smartphone andalan terbaiknya. Beberapa tahun lalu hanya ada sedikit produsen (yang bisa dibilang pemain baru), yang mampu bersaing dengan vendor-verdor besar sekelas Samsung, Sony, LG, dan HTC (saya sebut "The Big Four"). Sebut saja Lenovo, yang meledak lewat beberapa seri Smartphone android dengan harga mid/low namun memiliki spesifikasi tinggi dan kualitas yang baik. Kemudian disusul oleh Xiaomi dan Meizu yang sangat laris manis di pasaran dengan produk-produk murahnya, kemudian disusul oleh Asus yang muncul belakangan namun sukses dengan jajaran produk Zenfone miliknya. Melihat dari fenomena tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa walaupun jajaran produk Samsung (dan "The Big Four") memiliki pasar yang sangat besar (sangat laku), namun tetap saja ada celah untuk mengganggu segmen mid/low (harga kelas menengah dan ke bawah), yaitu dengan menawarkan produk-produk murah namun memiliki spesifikasi yang tinggi dan kualitas yang baik. Sebagai contoh, untuk smartphone di harga 2-3 jutaan, kalau kita membeli produk "The Big Four" maka kita hanya akan mendapatkan smartphone dengan prosesor single core atau paling mentok dual core, RAM juga hanya mentok di 1GB, kualitas kamera dan juga fitur yang sangat minim. Sedangkan apabila kita membeli produk Asus, Lenovo, Xiaomi atau yang lainnya, di harga 2-3 jutaan, kita sudah mendapatkan smartphone dengan prosesor dual core hingga octa core, RAM 2GB, dan kualitas kamera yang perlu diperhitungkan seperti milik Lenovo P780, juga fitur-fitur menarik seperti Dolby Atmos milik Lenovo A7000, juga batere 4000mAh yang tahan hingga 3 hari milik Lenovo P780. Ada juga fitur Hi-Fi Audio milik smartphone Vivo di harga 2 jutaan. Nah, kehadiran seri-seri smartphone mid/low dengan spesifikasi tinggi ini dalam beberapa waktu terakhir terbukti mampu mengusik pasar mid/low milik 'The Big Four". Dengan fakta ini tidak menutup kemungkinan adanya celah untuk mengusik segmen papan atas (flagship) milik "The Big Four" dengan cara (strategi) menarik perhatian dunia dengan memproduksi smartphone yang tidak hanya memiliki spesifikasi tinggi namun juga memiliki fitur yang canggih dan unik karena 'gadgeter' dunia sudah sedikit bosan dengan smartphone "The Big Four" yang hanya seperti itu. Contohnya saja seri Galaxy S, dari seri pertama hingga Galaxy S5, tidak ada pembaruan yang sangat signifikan selain pembaharuan spesifikasi dan sedikit penambahan fitur.. Contoh lainnya misalnya Sony, cukup menggebrak saat meluncurkan Xperia Z1 yang tahan air dan bisa dibawa menyelam, namun tidak ada peningkatan yang menarik pada Xperia Z2 dan Xperia Z3 selain peningkatan spesifikasi.  Peluang inilah yang dimanfaatkan oleh Oppo yang pada waktu itu mengeluarkan beberapa seri smarphone Android, satu di antaranya adalah flagship. Oppo bisa dibilang melakukan gambling (perjudian) karena bisa dibilang sebagai Vendor penantang baru namun sudah berani secara langsung menyasar segmen 'high entry' dengan harga yang terbilang tinggi, mendekati harga smartphone flagship andalan "The Big Four", mengingat para penantang lain baru berani menyasar segmen mid/low entry dengan harga murah. Namun ternyata perjudian Oppo menuai kesuksesan berkat produknya yang sangat unik dan inovatif. Adalah Oppo N1, yang memiliki spesifikasi tinggi (standar flagship) sekaligus memiliki fitur dan desain yang inovatif dengan kamera utama yang bisa diputar ke depan dan ke belakang, juga tersedianya tombol wireless shutter untuk memfoto dari jarak jauh. Tentunya Oppo N1 sangat menarik perhatian dunia yang pada waktu itu haus akan inovasi baru karena sudah bosan dengan smartphone milik "The Big Four". Kesuksesan Oppo N1 berlanjut hingga Oppo N2 dan Oppo N3.
Kesuksesan Oppo merupakan kabar baik bagi vendor lain sekaligus melecut harapan dan semangat untuk memulai memproduksi Smartphone Flagship karena kesuksesan Oppo tersebut membuktikan bahwa Pasar Smartphone Flagship bukan hanya milik Samsung (dan juga The Big Four). Para gadgeter dunia sudah sangat melek teknologi berkat semakin majunya teknologi informasi. Sehingga tidak lagi berpatokan kepada Merk. Masyarakat dunia sudah bisa memperoleh sendiri berbagai informasi tentang sebuah produk seperti smartphone, kelebihan, kekurangan, kualitas, fitur, keunikan sehingga bisa berpikir lebih terbuka dan tidak fanatik pada satu merk tertentu. Walaupun masih saja ada yang bilang, "Saya kalau gak Samsung gak mau", "Saya hanya mau pakai Sony", "Saya dari dulu sampai sekarang selalu pakai HTC".
Maka dimulailah pertarungan Flagship Smartphone Android pada tahun 2015 ini. Sangat sengit dan mengejutkan. Salah satu vendor telah berhasil membuktikan diri mampu mencuri segmen pasar high entry. Adalah ZTE dengan Flagship-nya Nubia Z9 yang dibandrol hingga Rp. 9.500.000,- ludes terjual 10 juta unit hanya dalam waktu 10 menit. Itu baru di China, belum secara Global. Bandingkan dengan Samsung Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge yang butuh waktu 1 bulan untuk terjual 10 juta unit secara global. Kita tunggu saja kiprah vendor-vendor pendatang baru lainnya yang tertunya akan semakin menggerus pasar smartphone milik "The Big Four".
Tentunya semakin banyaknya vendor yang berani memproduksi Smartphone flagship maka konsumen dunia akan memiliki banyak pilihan dan kita dibuat bingung untuk menentukan akan membeli (memilih) yang mana. Karena masing-masing flagship memiliki kelebihan dan kekurangan. Nah, dengan membaca panduan ini semoga saja para pembaca dapat menimbang-nimbang baik dari harga, fitur, spesifikasi, sehingga bisa menentukan secara tepat mana yang paling sesuai dengan kebutuhan. Tips dalam memilih adalah carilah kelebihan-kelebihan dari smartphone yang paling Anda butuhkan dan carilah kelemahan-kelemahan dari smartphone yang tidak begitu masalah bagi Anda. Sebagai catatan, ini bukanlah review, sehingga saya tidak akan mengulas sebuah smartphone secara detail, saya hanya mengulas point-point penting saja yang bisa dijadikan pertimbangan. 
Langsung saja kita bandingkan semua Flagship Android 2015 dengan syarat spesifikasi standar Flagship saat ini harus memiliki RAM minimal 3GB dan fitur kamera menjadi salah satu andalan mengingat kebutuhan pasar dunia akan fotografi mobile.

Samsung Galaxy S6  vs  Samsung Galaxy S6 Edge  vs  Sony Xperia Z4 (Z3+)  vs  LG G4  vs  HTC One M9  vs  HTC One M9+  vs  Zenfone 2  vs  Huawei Ascend P8  vs  ZTE Nubia Z9  vs  Lenovo K80  vs  Oppo R7 Plus  vs  Xiaomi Mi Note Pro



[next]

Samsung Galaxy S6 & Galaxy S6 Edge

Kelebihan / Keunggulan Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Dari berbagai review perbandingan kamera, Galaxy S6 dan S6 Edge memiliki kualitas hasil foto dan video terbaik. Bukan berarti vendor lain kameranya jelek, banyak juga yang kameranya super keren, tetapi kalau mau nyari HP dengan kamera terbaik ya Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge inilah pemenangnya.
  • Prosesor Exynos 7420 yang diproduksi sendiri oleh Samsung, mampu mengalahkan Snapdragon 810 pada AnTuTu Benchmark, bahkan unggul telak dalam pengolahan grafis 3D. Prosesor Exynos 7420 ini dibuat dengan proses pabrikasi 14nm yang merupakan teknologi paling mutakhir saat ini. Sehingga dalam berbagai review Benchmark selalu unggul mengalahkan flagship lain.
  • Desain Premium berbahan metal 
  • Finger Print Sensor bisa untuk pembayaran Paypal, dan ada Aplikasi Samsung Pay yang bisa digunakan untuk transaksi menggunakan Visa dan MasterCard 
  • Tersedia Memori Internal Hingga 128GB

Kekurangan / Kelemahan Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Harga termahal bila dibandingkan dengan Flagship lain 
  • Desain Unibody, Batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak ada Slot MicroSD (Memory Tambahan) 
  • Tidak Tahan Air 
  • Tidak Ada Radio FM 
  • Kapasitas Batere Hanya 2550 mAh merupakan yang terkecil dibandingkan Flagship lain 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Samsung Galaxy S6 / S6 Edge:

  • Kamera adalah prioritas utama, Saya mencari smartphone dengan kualitas kamera terbaik
  • Harga bukanlah masalah, saya memiliki dana yang cukup 
  • Tidak ada slot microSD tidak masalah, 32GB atau 64GB apalagi 128GB sudah lebih dari cukup bagi saya. Saya lebih memaksimalkan penggunaan penyimpanan Cloud dan saya memiliki banyak dana untuk berlangganan paket internet terbaik untuk menunjang Cloud
  • Saya sering bertransaksi menggunakan Paypal dan MasterCard, dengan fitur di Galaxy S6 tentunya transaksi akan berjalan lebih mudah
  • Kapastitas batere 2550 mAh sudah cukupan, apalagi Exynos 7420 menggunakan proses pabrikasi 14nm sehingga lebih hemat daya. Batere Galaxy S6 tidak bisa dilepas juga tidaklah masalah, saya tidak keberatan membawa Power Bank saat bepergian, dan saya ada dana untuk membeli wireless charger untuk penggunaan di rumah 
  • Layanan Purna Jual Samsung adalah yang terbaik di Indonesia. Suku Cadang Lengkap, Proses Klaim Garansi Mudah dan Cepat, saya tidak mau ambil resiko dengan membeli smartphone merk lain.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Samsung Galaxy S6 / S6 Edge:

  • Saya sangat perhitungan dengan harga. Menurut saya harga Galaxy S6 kemahalan bagi saya. Dengan spesifikasi tersebut saya lebih memilih flagship lain yang bahkan memiliki spesifikasi lebih tinggi dengan harga yang lebih murah dan masuk akal.
  • Saya tidak mengincar kamera terbaik. Semua smartphone flagship saat ini sudah memiliki kamera yang sudah tangguh dan bisa diandalkan, jadi tidak harus beli smartphone dengan kamera terbaik. Lagipula saya menguasai teknik fotografi yang bisa saya terapkan pada kamera smartphone seadanya yang mungkin mampu mengalahkan hasil jepretan Galaxy S6 yang digunakan oleh orang awam 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya sering menonton film-film HD di smartphone, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.
  • Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya mencari smartphone yang bisa digunakan untuk mendengarkan Radio FM karena ini berhubungan dengan rutinitas dan pekerjaan saya sebagai pengamat atau penyiar radio...
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4

LG G4

Kelebihan / Keunggulan LG G4 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Kamera utama menjadi andalan dari LG G4. Dengan aperture F1.8 pertama di dunia, LG mengklaim hasil jepretan kameranya setara dengan kamera DSLR. Dan LG telah membuktikannya dengan merelease beberapa foto yang diambil menggunakan kamera LG G4. Hasilnya... Luar biasa memang hampir setara dengan kamera DSLR profesional. Ini berkat fitur kamera yang bisa disetting manual. Kita bisa menentukan besaran ISO, Exposure, White Balance, juga Shutter Speed hingga beberapa detik 
  • Fitur Knock Code yang sudah dipatenkan masih menjadi andalan jajaran smartphone LG salah satunya pada LG G4. Dengan fitur ini bukan hanya bisa login cepat menggunakan kombinasi ketukan, tetapi bisa juga login cepat untuk berbagai akun (user) yang berbeda. Misalnya dua ketukan kiri atas dan dua ketukan kanan bawah kita jadikan sebagai login akun utama, kemudian kita setting lagi empat ketukan pada titik yang sama untuk login sebagai Guest Mode. Begitupula untuk beberapa akun user lainnya bisa login dengan kombinasi ketukan yang berbeda. Ini adalah fitur yang sangat unik. Apabila di smartphone lain untuk berpindah-pindah akun user kita harus menyalakan layar terlebih dahulu kemudian memilih lingkaran user yang akan dipakai, kemudian masih harus memasukan password. Sedangkan pada LG G4 bisa dilakukan hanya dengan satu langkah dari layar HP masih dalam keadaan mati.
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan Huawei P8. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Desain Unik, dengan pilihan back cover berbahan kulit yang bisa dilepas. Dengan betere yang bisa dilepas, praktis bagi Anda yang suka membawa batere cadangan 
  • Tersedia slot microSD dan Radio FM 
  • Memiliki Video Player bawaan yang mampu membaca semua codec video dan audio terlengkap sehingga kita tidak perlu menginstal Video Player lain. Di Smartphone lain, termasuk Samsung, saya tidak bisa menonton Film HD dengan Codec audio tertentu
  • Harga yang kompetitif, Rp. 8.500.000,- adalah harga yang masuk akal untuk Smartphone dengan kamera canggih dan fitur menarik ini 

Kekurangan / Kelemahan LG G4 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Dibandingkan flagship lain, LG G4 memiliki desain yang kaku dan kurang menarik, walaupun bisa dibilang elegan 
  • Ketika Snapdragon 810 sedang trend, LG G4 justru lebih memilih Snapdragon 808 yang memiliki kemampuan sedikit lebih rendah dari Snapdragon 810. 
  • Hanya tersedia pilihan memori internal 32GB
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli LG G4:

  • Saya suka kameranya yang memiliki bukaan F1.8 dengan kualitas hasil foto setara DSLR. Walaupun Galaxy S6 memiliki kualitas hasil foto yang tajam dengan kualitas warna yang baik dan juga exposure yang merata, namun tetap terlihat sebagai hasil jepretan kamera smartphone. Dengan kamera LG G4 yang memiliki setting manual ini, kita bisa berkreasi berbagai foto dengan hasil jepretan yang seolah diambil dari kamera DSLR. Dengan teknik fotografi yang saya kuasai dan sedikit trik, mungkin saya bisa menghasilkan karya foto yang jauh lebih baik dari hasil foto kamera Galaxy S6 yang digunakan oleh orang awam 
  • Saya sangat menyukai fitur Knock Code yang hanya ada pada smartphone LG. Kebetulan saya memiliki beberapa akun user di smartphone untuk berbagai keperluan, sehingga apabila menggunakan LG G4 bisa dengan mudah berganti-ganti akun user hanya dengan kombinasi ketukan.
  • Saya tidak punya pilihan lain. LG G4 adalah satu-satunya smartphone flagship saat ini yang baterenya bisa dilepas (sebetulnya ada Lenovo K80 dengan batere yang bisa dilepas, tapi beda kasta). Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya
  • Snapdragon 808 bedanya tidak begitu signifikan dengan Snapdragon 810. Apalagi Snapdragon 810 diterpa isu panas yang mencapai suhu hingga 60 derajat celcius pada Sony Xperia Z4. Lagipula Snapdragon 808 sudah cukup mumpuni apalagi dengan konsumsi daya yang lebih rendah bila dibanding Snapdragon 810
  • Saya suka berfoto Selfie, Suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD..  Dan lagi, LG G4 mampu membaca semua codec audio dan Video saat ini

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli LG G4:

  • Saya kurang suka desainnya yang kaku, saya menginginkan desain yang unik dan futuristik seperti milik Oppo R7 Plus dan ZTE Nubia Z9
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

Sony Xperia Z4 (Z3+)

Kelebihan / Keunggulan Sony Xperia Z4 (Z3+) Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Di antara semua Flagship yang ada saat ini, Sony Xperia Z4 adalah satu-satunya Smartphone Android yang tahan air dan bisa digunakan untuk menyelam dan memotret di dalam air
  • Memiliki kamera dengan kekuatan terbesar dibandingkan flagship lain, yaitu 20 megapixel, hanya bersaing dengan HTC One M9. Walaupun tidak sebagus milik Galaxy S6 atau LG G4, namun kualitas kamera Xperia Z4 sudah bisa diandalkan untuk keperluan fotografi sehari-hari. Dengan sensor 20 megapixel maka foto yang dihasilkan tidak akan pecah saat dizoom atau dicetak pada kertas ukuran besar. Terdapat pula fitur-fitur menarik, salah satunya adalah Foodie yang digunakan untuk memotret makanan dengan hasil yang lebih memuaskan 
  • Tersedia Slot microSD dan juga Radio FM 
  • Memiliki dua buah speaker untuk menghasilkan suara stereo 
  • Fast Charging, batere Xperia Z4 bisa terisi 60% hanya dalam waktu 30 menit 

Kekurangan / Kelemahan Sony Xperia Z4 (Z3+) Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Isu panas yang mencapai suhu 60 derajat celcius, merupakan fakta kegagalan pemakaian prosesor Snapdragon 810 pada Xperia Z4, karena di smartphone lain dengan prosesor yang sama tidak mengalami masalah yang serupa 
  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Hanya tersedia pilihan memori internal 32GB
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Sony Xperia Z4 (Z3+):

  • Saya tidak punya pilihan lain. Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya. Dan saya tidak memiliki pilihan lain, Xperia Z4 adalah satu-satunya Smartphone flagship yang tahan air dan bisa diajak menyelam 
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD..  Dan lagi, Sony Xperia Z4 memiliki speaker stereo sehingga sangat mantab untuk menonton film tanpa menggunakan headset

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Sony Xperia Z4 (Z3+):

  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Fitur tahan air tidaklah begitu penting bagi saya karena keseharian saya lebih sering di tempat -tempat yang kering seperti di kantor, di dalam mobil, dan di dalam ruangan tertutup lainnya
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4

HTC One M9 dan M9+

Kelebihan / Keunggulan HTC One M9 dan M9+ Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Khusus untuk HTC One M9+ yang memiliki dual kamera pada bagian belakang, kamera 20MP + 2.1MP , hanya bersaing dengan Sony Xperia Z4. Walaupun tidak sebagus milik Galaxy S6 atau LG G4, namun kualitas kamera HTC One M9+ sudah bisa diandalkan untuk keperluan fotografi sehari-hari. Dengan sensor 20MP + 2.1MP  maka foto yang dihasilkan tidak akan pecah saat dizoom atau dicetak pada kertas ukuran besar. Dan juga memiliki pencahayaan yang merata berkat dua kamera yang digunakan sekaligus dapat menangkap gambar dalam beberapa jangkauan exposure yang berbeda kemudian dipadukan menjadi sebuah foto sehingga memiliki pencahayaan yang lebih merata 
  • HTC One M9 dan One M9+ adalah satu-satunya Flagship Android 2015 yang memiliki dua speaker stereo berkualitas tinggi dengan penempatan yang paling sempurna, yaitu di bagian atas dan bawah pada bagian muka, sehingga efek stereo dan Dolby Surround Sound yang dihasilkan akan terdengar lebih realistis dan pas. Sehingga smartphone ini adalah yang terbaik bagi Anda yang hobby mendengarkan musik dan nonton film 
  • HTC One M9 dan One M9+ adalah satu-satunya Flagship Android 2015 yang memiliki fitur SMS yang mampu mengkombinasikan beberapa nomor telepon pada kontak yang sama dalam satu threat percakapan. Pada smartphone merk lain atau SMS aplikasi pihak ketiga, apabila sebuah kontak memiliki 3 nomor handphone, maka apabila ketiga nomor tersebut mengirim sms kepada kita maka akan terpisah ke dalam 3 threat percakapan yang berbeda. Sedangkan apabila kita menggunakan smartphone HTC (semua android HTC) maka ketiga SMS dengan nomor berbeda tersebut akan digabung menjadi 1 threat pecakapan karena ketiga nomor tersebut dimiliki oleh kontak (orang) yang sama 
  • Tersedia Slot microSD dan juga Radio FM dan juga Fingerprint Scanner
  • Quick Charge 2, batere HTC One M9 bisa terisi 60% hanya dalam waktu 30 menit 
  • Memiliki FingerPrint Scanner 

Kekurangan / Kelemahan HTC One M9 dan M9+ Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Khusus HTC One M9, banyak review yang menilai kameranya buruk, mengecewakan
  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Hanya tersedia pilihan memori internal 32GB
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli HTC One M9 dan M9+:

  • Saya tidak memiliki pilihan lain karena HTC One M9 dan M9+ adalah satu-satunya flagship yang memiliki fitur SMS yang mampu mengkombinasikan SMS dari beberapa nomor dalam kontak yang sama  ke dalam 1 threat yang sama. Saya sangat membutuhkan fitur tersebut karena berhubungan dengan kebiasaan dan juga pekerjaan 
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD..  
  • Dan lagi, HTC One M9 dan M9+ adalah satu-satunya flagship android 2015 yang memiliki speaker stereo berkualitas dengan penempatan yang pas, dan juga fitur Dolby Surround Sound, sehingga sangat mantab untuk menonton film tanpa menggunakan headset

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli HTC One M9 dan M9+:

  • Fitur SMS tidaklah penting bagi saya karena saya lebih suka chatting dan instant messaging seperti BBM, Line, Whatsapp, dll
  • Dan juga Speaker stereo bagi saya tidaklah penting karena saya lebih suka menggunakan headset 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4

Asus Zenfone 2 ZE551ML

Kelebihan / Keunggulan Asus Zenfone 2 ZE551ML Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Sudah pasti salah satu kelebihan dari Asus Zenfone 2 adalah harganya yang paling murah dibandingkan flagship lain. Padahal memiliki spesifikasi tinggi... 
  • Memiliki RAM 4GB, hanya bersaing dengan Lenovo K80, Xiaomi Mi Note Pro, dan ZTE Nubia Z9 
  • Tesedia pilihan memori internal hingga 64GB (update: baru loncing 128GB)
  • Tersedia Slot microSD dan juga Radio FM
  • Fast Charging, batere terisi 60% dalam waktu 40 menit 
  • Teknologi PixelMaster pada kamera mampu menangkap gambar dengan baik pada kondisi gelap, bahkan benda yang tak terlihat oleh mata manusia sekalipun 

Kekurangan / Kelemahan Asus Zenfone 2 ZE551ML Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll
  • Terlalu banyak aplikasi bawaan yang terinstal, padahal banyak yang tidak diperlukan. Dan sayangnya tidak bisa di-uninstall, hanya bisa dinonaktifkan (disable) 

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Asus Zenfone 2 ZE551ML:

  • Saya hanya memiliki dana yang pas-pasan. Asus Zenfone 2 memiliki harga yang paling murah, ditambah spesifikasi yang tinggi dan mampu diandalkan 
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD dan juga bisa untuk mendengarkan radio
  • Saya membutuhkan RAM yang terbesar yang tersedia saat ini (RAM 4GB), karena saya sering melakukan multitasking berkaitan dengan pekerjaan dan juga kebiasaan saya
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Asus Zenfone 2 ZE551ML:

  • Saya orangnya suka jaga gengsi, merk Zenfone sudah terkenal murahnya, saya akan merasa malu di depan teman-teman atau kerabat apabila mereka tahu kalau saya pakai HP dengan harga murah. Saya butuh Smartphone yang harganya mahal untuk menaikan gengsi saya dan menambah kepercayaan diri 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4

Huawei Ascend P8

Kelebihan / Keunggulan Huawei Ascend P8 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Kualitas kameranya sangat baik, hampir mendekati Samsung Galaxy S6. Bahkan terdapat fitur Capture Trace pada kondisi gelap. Dan juga ada mode director yang menggabungkan 3 video yang diambil oleh 3 smartphone Huawei Ascend P8 dengan suduh pandang pengambilan yang berbeda 
  • Desain premium dan elegan, sudah kelihatan kalau Smartphone tersebut adalah barang mahal 
  • Ada pilihan memori internal 64 GB 
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Memiliki prosesor HiSilikon Kirin buatan sendiri sehingga bisa menekan biaya produksi dan juga prosesor ini diklaim hemat daya
  • Tersedia Slot microSD dan pemutar Radio FM

Kekurangan / Kelemahan Huawei Ascend P8 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Huawei Ascend P8:

  • Saya suka desain premium yang menimbulkan kesan elegan dan mahal
  • Kamera utama memiliki kualitas yang baik, mendekati Samsung Galaxy S6
  • Saya suka berfoto selfie sehingga kamera depan berkekuatan 8 megapixel tentu adalah pilihan tepat. dan hanya ada 4 Smartphone flagship yang memiliki kamera depan 8 megapixel, yaitu Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD dan juga bisa untuk mendengarkan radio FM 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Huawei Ascend P8:

  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

Oppo R7 Plus

Kelebihan / Keunggulan Oppo R7 Plus Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Memiliki ukuran layar terbesar dibanding Flagship lain, yaitu 6 inchi
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh Nubia Z9, LG G4 , dan Huawei P8. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Memiliki FingerPrint Scanner 
  • Fast Charging, batere terisi 75% hanya dalam waktu 30 menit
  • Kapasitas batere yang sangat besar, yaitu 4100 mAh
  • Tersedia Slot microSD 

Kekurangan / Kelemahan Oppo R7 Plus Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Satu-satunya Flagship yang tidak memiliki NFC
  • Tidak memiliki pemutar Radio FM (to be confirmed)
  • Hanya ada pilihan memori internal 32 GB
  • Masih menggunakan prosesor Snapdragon 615 di saat flagship lain menggunakan prosesor gahar sekelas Snapdragon 810
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Oppo R7 Plus:

  • Saya mencari flagship dengan layar besar, dan Oppo R7 Plus adalah satu-satunya Flagship Android 2015 yang memiliki layar 6 Inch 
  • Saya mencari flagship yang memiliki daya tahan batere yang lama karena berkaitan dengan pekerjaan saya di lapangan yang tidak memungkinkan untuk mengecas karena jauh dari sumber listrik, juga tidak memungkinkan menggunakan power bank, dan tidak akan sempat pula menggantikan batere dengan batere cadangan, sehingga saya butuh smartphone dengan kapasitas batere minimal 4000 mAh 
  • Saya suka berfoto selfie sehingga kamera depan berkekuatan 8 megapixel tentu adalah pilihan tepat. dan hanya ada 4 Smartphone flagship yang memiliki kamera depan 8 megapixel, yaitu Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya suka menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.. 

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Oppo R7 Plus:

  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil 
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

Xiaomi Mi Note Pro

Kelebihan / Keunggulan Xiaomi Mi Note Pro Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Menggunakan Prosesor Snapdragon 810 dan GPU Adreno 430 yang merupakan GPU tercepat saat ini
  • Memiliki memori internal 64 GB 
  • Memiliki RAM 4GB
  • Fast Battery Charging, batere terisi 60% hanya dalam waktu 30 menit 
  • Harganya pasti terjangkau 

Kekurangan / Kelemahan Xiaomi Mi Note Pro Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas 
  • Tidak memiliki slot microSD
  • Tidak memiliki pemutar radio FM (to be confirmed)
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Xiaomi Mi Note Pro:

  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.
  • Tidak ada slot microSD tidak masalah, memori internal 64 GB sudahlah cukup bagi saya. Saya lebih memaksimalkan penggunaan penyimpanan Cloud dan saya memiliki banyak dana untuk berlangganan paket internet terbaik untuk menunjang Cloud

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Xiaomi Mi Note Pro:

  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya suka menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 128GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

Lenovo K80

Kelebihan / Keunggulan Lenovo K80 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Tersedia memori internal 64 GB
  • Tersedia RAM 4 GB
  • Tersedia Slot microSD dan pemutar radio FM
  • Memiliki kapasitas batere yang sangat besar yaitu 4000 mAh dan batere ini bisa dilepas, cocok bagi Anda yang suka membawa batere cadangan
  • Sudah pasti harganya terjangkau 

Kekurangan / Kelemahan Lenovo K80 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Hanya menggunakan prosesor Intel Atom Quad Core 1.83 GHz
  • Tidak memiliki FingerPrint Scanner 
  • Tidak tahan air, tidak bisa diajak menyelam
  • Tidak memiliki pemancar infrared seperti kebanyakan flagship lain yang biasa digunakan sebagai remote kontrol perangkat elektronik seperti televisi, AC, media player, dll

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli Lenovo K80:

  • Saya hanya memiliki dana yang pas-pasan. Lenovo K80 memiliki harga yang terjangkau, walaupun spesifikasinya di bawah Zenfone 2, tapi buat saya sudah cukupan
  • Saya suka Mendengarkan Radio, dan menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD dan juga bisa untuk mendengarkan radio
  • Saya membutuhkan RAM yang terbesar yang tersedia saat ini (RAM 4GB), karena saya sering melakukan multitasking berkaitan dengan pekerjaan dan juga kebiasaan saya
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB.

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli Lenovo K80:

  • Prosesornya bagi saya kurang kencang, saya lebih memilih Zenfone 2 yang sama-sama memiliki harga murah namun memiliki spesifikasi yang lebih baik
  • Saya orangnya suka jaga gengsi, merk Lenovo sudah terkenal murahnya, saya akan merasa malu di depan teman-teman atau kerabat apabila mereka tahu kalau saya pakai HP dengan harga murah. Saya butuh Smartphone yang harganya mahal untuk menaikan gengsi saya dan menambah kepercayaan diri 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas kamera terbaik, sehingga saya lebih memilih Samsung Galaxy S6
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya butuh kamera depan 8 megapixel yang hanya dimiliki oleh Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

ZTE Nubia Z9

Kelebihan / Keunggulan ZTE Nubia Z9 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Memiliki desain premium terbaik dibandingkan semua flagship yang ada. Layar LCD yang tanpa Bezel dan juga bahan logam yang digunakan memberi kesan mahal
  • Menggunakan prosesor Qualcomm tercepat saat ini yaitu Snapdragon 810
  • Menggunakan GPU Adreno 430 yang tercepat saat ini
  • Memiliki kamera dengan sensor 16 MP dengan kualitas yang setara dengan kamera Galaxy S6
  • Kamera depan dengan kekuatan 8 megapixel hanya mampu disaingi oleh LG G4, Oppo R7 Plus, dan Huawei P8. Sangat cocok bagi yang suka berfoto selfie 
  • Memiliki FingerPrint Scanner (untuk edisi exclusive)
  • Memiliki Infrared Port
  • Tersedia pilihan memori internal 64 GB
  • Tersedia pilihan RAM 4 GB
  • Support Dolby Audio
  • Dual Speaker Stereo pada bagian bawah

Kekurangan / Kelemahan ZTE Nubia Z9 Yang Perlu Dipertimbangkan:

  • Desain unibody, batere tidak bisa dilepas
  • Tidak tahan air, tidak bisa dipakai untuk menyelam
  • Tidak memiliki slot microSD
  • Tidak memiliki pemutar radio FM

Pertimbangan / Alasan Untuk Membeli ZTE Nubia Z9:

  • Kualitas kameranya setara dengan Samsung Galaxy S6
  • Saya suka berfoto selfie sehingga kamera depan berkekuatan 8 megapixel tentu adalah pilihan tepat. dan hanya ada 4 Smartphone flagship yang memiliki kamera depan 8 megapixel, yaitu Huawei Ascend P8, Nubia Z9, Oppo R7 Plus, dan LG G4
  • Saya membutuhkan RAM yang terbesar yang tersedia saat ini (RAM 4GB), karena saya sering melakukan multitasking berkaitan dengan pekerjaan dan juga kebiasaan saya
  • Saya butuh smartphone dengan memori internal minimal 64GB. Saya tidak suka melakukan Rooting pada android. Padahal untuk Android Lollipop akses ke microSD sudah dibatasi. Semua file kebanyakan secara otomatis tersimpan di memori internal, dan tidak bisa disetting tersimpan ke microSD (kecuali file jepretan kamera). Sehingga memory internal 32GB itu terlalu kecil untuk Smartphone dengan OS Lollipop. Apalagi saya suka main game-game berat seperti Modern Combat dan Grand Theft Auto yang tiap gamenya bisa memakan storage minimal 3GB. Belom lagi aplikasi-aplikasi lain seperti MuslimPro, yang makan memori internal hingga 5GB untuk menyimpan file-file bacaan semua ayat Al-Quran, file-file tersebut tidak bisa dipindahkan ke microSD. Sehingga memory internal 32GB sangatlah kecil dan saya membutuhkan memori internal paling tidak 64GB
  • Saya butuh smartphone yang memiliki pemancar infrared. Saya memiliki banyak perangkat elektronik dengan remote kontrol, sehingga saya butuh smartphone yang bisa digunakan sebagai remote kontrol (memiliki infrared) 
  • Saya membutuhkan smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner yang menjadi fitur wajib untuk Android 'M' nanti. Sehingga saat Android 'M' nanti diluncurkan, saya tinggal melakukan upgrade OS saja tanpa harus membeli lagi smartphone yang memiliki FingerPrint Scanner

Pertimbangan / Alasan Untuk Tidak Membeli ZTE Nubia Z9:

  • Saya suka Mendengarkan Radio, sehingga saya butuh smartphone yang bisa untuk mendengarkan radio
  • Saya suka menonton film-film HD, sehingga saya butuh smartphone yang memiliki slot microSD, saya tidak butuh memori internal sampai 64GB, bagi saya 16GB atau 32GB sudahlah cukup. Karena saya lebih sering menggunakan memory eksternal untuk menyimpan film-film HD. Jadi saya lebih memilih smartphone dengan harga yang lebih murah walaupun hanya memiliki memory internal 16GB asalkan ada slot microSD. saya tidak mau membayar mahal untuk memory internal 64GB atau 128GB tanpa slot microSD.. 
  • Saya hanya punya dana yang terbatas, jadi saya lebih memilih Zenfone 2 atau Lenovo K80 yang memiliki harga terjangkau dengan spesifikasi cukup tinggi
  • Saya membutuhkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Saya tidak suka men-charge HP, saya memiliki mobilitas tinggi sehingga butuh sesuatu yang praktis, tidak ada waktu untuk menunggu full charge, menggunakan power bank juga tidaklah memungkinkan karena tidak praktis dan membatasi gerak saya dan dapat mengganggu produktifitas saya. Untuk itu saya lebih mengandalkan smartphone dengan batere yang bisa dilepas. Dengan demikian saya bisa memiliki beberapa buah batere cadangan yang siap pakai karena sudah saya charge sampai penuh pada malam hari menggunakan beberapa desktop charger sekaligus. Dan ini sudah menjadi kebiasaan saya. 
  • Saya membutuhkan smartphone dengan kualitas hasil foto setara dengan kamera DSLR sehingga saya lebih memilih LG G4 
  • Saya hobby traveling dan menyelam, sehingga smartphone tahan air lebih cocok untuk saya, dan satu-satunya pilihan hanyalah Sony Xperia Z4 (Z3+)
  • Saya butuh fitur SMS yang hanya dimiliki oleh Smartphone HTC

MKRdezign

{facebook#https://www.facebook.com/BENYN3M} {twitter#https://twitter.com/benynem} {google-plus#https://plus.google.com/+BenyKristiawan} {pinterest#https://www.pinterest.com/benynem} {youtube#https://www.youtube.com/benynem} {instagram#https://www.instagram.com/benynem}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by suprun. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget