Pendidikan Seks Belum Banyak Membantu

Seberapa Besar Peran Pendidikan Seks di Sekolah dan di Keluarga.

Semua percaya bila pendidikan seks sangat dibutuhkan bagi remaja. Pengetahuan seks yang memadai akan menggiring remaja untuk menempatkan seks pada posisi yang benar. Pendidikan seks dapat diberikan oleh orang tua maupun guru melalui pelajaran di sekolah. Efektifkah pendidikan seks yang telah dijalankan selama ini?

Untuk menjawab pertanyaan ini kita bisa meninjau pendidikan seksual yang telah diajarkan di Amerika Serikat. Di negeri Paman Sam ini, masalah seksual sudah lama menjadi bahan pembicaraan umum. Meski demikian, menurut sebuah survei pendidikan seks di negeri ini belum memberikan hasil yang maksimal.

Survei itu dilakukan oleh Graham Masterton terhadap 200 remaja, baik lelaki maupun perempuan dengan latar belakang yang berbeda-beda. Hampir semua responden mengatakan, mereka tidak mendapatkan ketrampilan seks apa pun dari orang tua maupun gurunya.

Memang, mereka memperoleh pengetahuan seksual dari orang tuanya dengan kadar yang berbeda-beda. Sebanyak 42% responden perempuan mengatakan ibunya telah mengajari mereka cara memasang pembalut saat menstruasi. Sedangkan 29% responden perempuan mengatakan ibunya menceritakan proses terjadinya bayi. 

Sementara itu, 33% responden, baik laki-laki maupun perempuan diperingatkan oleh orang tuanya agar memakai kondom saat melakukan hubungan seksual. Akhirnya, semua responden sepakat jika pendidikan seks yang diberikan oleh orang tuanya ‘bagus, tetapi tidak banyak membantu’. 

Sementara itu pendidikan seks yang diajarkan di sekolah ‘lebih bersifat biologis sehingga tidak dapat memberikan bekal bagaimana menghadapi hubungan seksual yang sebenarnya’. Selama ini pendidikan seksual, baik dari orang tua maupun guru tidak pernah menjelaskan bagaimana menikmati hubungan seks, apa yang dapat diharapkan dari hubungan tersebut serta bagaiamana memberikan puncak kenikmatan pada pasangannya. 

Seorang remaja di Amerika Serikat pernah mengeluhkan pendidikan seks yang didapat dari orang tua dan gurunya. “Sepertinya ada rahasia besar yang tak seorang pun akan mengatakannya padaku. Ibu berbicara tentang kehamilan dan kelahiran. Ayah berbicara tentang penyakit AIDS. Di sekolah guru berceramah tentang proses kelahiran dan keluarga ceria. Tetapi, semuanya tetap menyimpan sejuta misteri. Agaknya semuanya malu untuk membicarakannya, atau mereka membicarakannya tetapi tanpa melibatkan aku”.


@benKLIK: ”Seperti Khong Fu Chu dari zaman dulu, saya begitu tenggelam dalam keajaiban dunia dan kehidupan di atasnya, sehingga saya tidak bisa memikirkan sorga dan malaikat” (Pearl S Buck)

Post a Comment

[facebook][blogger][disqus]

MKRdezign

{facebook#https://www.facebook.com/BENYN3M} {twitter#https://twitter.com/benynem} {google-plus#https://plus.google.com/+BenyKristiawan} {pinterest#https://www.pinterest.com/benynem} {youtube#https://www.youtube.com/benynem} {instagram#https://www.instagram.com/benynem}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by suprun. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget