Menelan Cairan Sperma Saat Oral Seks

Pasangan yang baru saja menikah mengirim e-mail kepada saya. Mereka sedikit resah, bingung dan gelisah terhadap variasi seksual yang baru saja mereka lakukan. Memang, saat ini mereka sedang senang-senangnya melakukan seks oral dengan gaya 69. “Kami mendapatkan kenikmatan yang luar biasa,” tulisnya.

Di balik kenikmatan yang ditawarkan, gaya tersebut menyisakan sedikit kegalauan. Pasalnya, baik Jack maupun Anne, pasangan muda tersebut saat melakukan seks oral senang menelan cairan yang keluar dari pasangannya. Anto senang merasakan cairan yang keluar dari veggy, sementara Ida sangat lahap menyantap sperma yang keluar dari penny Jack.

Setelah berkali-kali menelan cairan dari pasangannya, terbersit sebuah pertanyaan yang menggoda pikiran, “Apakah aman menelan cairan seperti itu?” Pertanyaan yang kelihatannya sepele tersebut terus menggoda pikiran kedua insan. Untuk mengurangi keresahannya, mereka bertanya kepada berbagai kalangan.

Saat ini seks oral banyak digemari oleh pasangan suami istri sebagai salah satu bentuk variasi seksual. Begitu dasyatnya sensasi yang ditawarkan oleh permainan ini sehingga kadang-kadang, baik disengaja maupun tidak masing-masing individu menelan cairan yang keluar dari alat kelamin pasangannya. 

Bila pasangan, baik suami maupun istri menikmati cara tersebut maka menelan cairan tidak perlu menjadi persoalan. Hanya saja, yang harus diingat, setiap individu harus menjaga kebersihan organ seks dan daerah di sekitarnya sehingga tidak menimbulkan dampak negatif.

Soalnya, penularan penyakit seksual bukan hanya melalui hubungan seksual. Ada kemungkinan penyakit seks ditularkan melalui cairan semen, sperma atau cairan dari veggy yang tertelan. Nah, untuk menghindari hal ini maka ada baiknya setiap individu selalu memperhatikan kebersihan alat kelaminnya.

Selain kebersihan yang terjaga, individu yang terlibat harus terbebas dari Penyakit Menular Seksual (PMS). Untuk menjaga hal ini, baik suami maupun istri harus menjaga komitmennya untuk berhubungan seks dengan satu pasangan. Pasalnya, seks bebas atau bergonta-ganti pasangan berpotensi untuk menularkan penyakit kelamin. 

Bila kedua hal di atas diperhatikan dengan baik, kekhawatiran terhadap cairan veggy atau sperma yang tertelan tidak perlu terjadi lagi. Seks oral yang Anda jalankan pun menjadi lebih nikmat. 


@benKLIK: ”Dewa-dewa menamkan akal sehat pada umat manusia, yang tertinggi di antara semua anugerah yang baik” (Sophocles)

Post a Comment

[facebook][blogger][disqus]

MKRdezign

{facebook#https://www.facebook.com/BENYN3M} {twitter#https://twitter.com/benynem} {google-plus#https://plus.google.com/+BenyKristiawan} {pinterest#https://www.pinterest.com/benynem} {youtube#https://www.youtube.com/benynem} {instagram#https://www.instagram.com/benynem}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by suprun. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget