Galaxy Note 4 bisa jadi adalah Smartphone / Phablet yang paling dinanti di tahun 2014 ini. Apalagi setelah peluncuran Galaxy S5 yang kurang memuaskan, khususnya bagi user seperti saya... Galaxy S5 hanya mengunggulkan fitur-fitur yang memang cukup bikin penasaran untuk dicoba, seperti fitur untuk kesehatan, dan sensor detak jantung. Akan tetapi, bagi user yg sering melakukan multy tasking berlebihan seperti saya, RAM 2GB yang ada pada Galaxy S5 tidaklah mencukupi.
Nah, saat spesifikasi dan fitur-fitur Galaxy Note 4 sudah terungkap, maka saya sangat antusias menanti kehadirannya di Indonesia... beberapa kelebihan dari Galaxy Note 4 antara lain: kemampuan S-pen yang semakin smart, kamera depan dan belakang yang wide, fitur wide selfie memungkinkan kita berfoto selfie namun dengan latar belakang yang lebih luas, memory internal 32GB, slot microSD hingga 128GB, konektifitas lengkap mulai dari bluetooth 4 hingga NFC, batere yang bisa dilepas, Spesifikasi terkini dengan prosesor terbaru dan RAM 3 GB sebagai penunjang, dan masih banyak lagi keunggulan dari Note 4...
Namun ada 1 kekurangan dari Galaxy Note 4 yang cukup disayangkan, khususnya bagi konsumen di Indonesia, yaitu tidak mendukung jaringan 4G LTE. Samsung punya alasan untuk tidak melepas Note 4 versi LTE untuk pasar Indonesia karena jaringan tersebut belum tersedia di Indonesia, sehingga akan sia-sia apabila konsumen membeli teknologi yang tidak dipakai, hanya akan menjadi beban di harga. mungkin apabila versi LTE yang masuk pasar Indonesia maka selisih harganya bisa selisih 1 juta hingga 1,5 juta rupiah bila dibandingkan dengan Note 4 yang sekarang beredar di Indonesia. Jadi, galaxy Note 4 versi 3G di Indonesia harganya 9,5 juta rupiah, apabila versi 4G yang masuk Indonesia maka harganya bisa mencapai 10,5 juta rupiah hingga 11 juta rupiah...
Namun, saya punya pendapat lain. Beberapa operator di Indonesia sudah melakukan trial (uji coba) jaringan 4G LTE di beberapa wilayah. Ini berarti jaringan LTE di Indonesia sudah siap diterapkan, tinggal menunggu ketetapan dari pemerintah. Artinya... dalam waktu dekat kemungkinan teknologi 4G LTE sudah bisa dinikmati di Indonesia. Dan Samsung Galaxy Note 4 akan menjadi usang, alias ketinggalan. Mungkin ini merupakan strategi marketing Samsung agar konsumen di Indonesia kembali membeli Note 4 versi 4G LTE saat teknologi tersebut mulai berlaku di Indonesia beberapa bulan lagi... 
Dan satu lagi menurut saya, selisih harga 1,5 juta (jadi 11 juta) rupiah untuk Samsung Galaxy Note 4 versi LTE tidak akan mengurangi minat beli masyarakat di Indonesia untuk memboyong Galaxy Note 4. mungkin malah permintaan Note 4 akan lebih banyak dari saat ini seandainya Samsung melepas Note 4 di Indonesia yang versi LTE, karena untuk Note 4 yang saat ini beredar di Indonesia yaitu versi 3G saja harganya sudah 9,5 juta rupiah. Hanya orang-orang berkantong tebal yang mampu membeli Smartphone dengan harga tersebut. Apabila uang 9,5 juta rupiah dirasa cukup kecil, sehingga apalah artinya selisih 1,5 juta rupiah bagi orang-orang yang berkantong tebal untuk mendapatkan Note 4 versi LTE... Dengan selisih harga 1,5 juta rupiah sudah siap untuk menyambut teknologi 4G LTE yang mungkin sebentar lagi hadir di Indonesia tanpa harus upgrade smartphone. Nah, bagi kamu-kamu yang sudah terlanjur beli Note 4, siap-siap saja beli Smartphone baru apabila ingin mencicipi kecepatan teknologi 4G saat teknologi LTE mulai diterapkan di Indonesia beberapa saat lagi...