July 2011

Mungkin Banyak Yang Sudah Tahu Tentang Google+, Tapi Banyak Juga Yang Belum Tahu .  Nah... Bagi Anda yang belum tahu... silahkan dibaca . . .

1. Mendaftar Google+ 

Saat ini Google+ masih dalam tahap pengembangan. Tidak semua orang bisa langsung registrasi Google+. Harus melalui proses invite oleh teman yang sudah menggunakan Google+ terlebih dahulu. Bagi Anda yang ingin di-invite, silahkan tinggalkan alamat email (gmail) Anda disini, atau mention ke twitter saya @benynem dengan mencantumkan alamat gmail Anda. Nanti akan saya invite secepatnya. Lalu... ketika Anda sudah menerima email invite dari saya, buka email tersebut, klik pada kotak "Join Google+", lalu lengkapi data registrasi Anda sampai Anda berhasil membuat akun Google+.

2. Yang Pertamakali Dilakukan 

Setelah Anda mempunyai akun Google+, langkah pertama yang sebaiknya Anda lakukan adalah mengedit profil, tautan, foto profil, dan hal-hal lain yang sekiranya perlu. Ini penting untuk mempromosikan diri sebelum Anda menambahkan teman atau ditambahkan oleh orang lain. Sehingga profil Anda telah siap dan mulailah berinteraksi dengan pengguna Google+ yang lain. Untuk edit profil dan menambahkan foto profil saya kira Anda tidak akan menemukan masalah karena caranya cukup mudah. Namun untuk menambahkan tautan akun Anda yang lain, ada sedikit yang perlu diperhatikan. Saat menambahkan tautan akun Youtube, Anda tinggal konfirmasi saja, centang pada kotak yang tersedia. Lalu untuk menambahkan akun Twitter dan Yahoo, Anda hanya perlu klik dan login menggunakan username dan password Anda. Nah, untuk menambahkan tautan Facebook agak beda... Anda harus memasukkan link halaman Facebook Anda misalnya : facebook.com/benynem . Ingat, tanpa memakai http atau www , cukup facebook.com/username

3. Ketika Profil Anda Sudah Siap 

Ada 4 Tombol Menu Utama pada Google+ yang terletak persis di sebelah tulisan Google+ paling atas, yaitu tombol Home, Foto, Profil, dan Circle. Mulailah dengan mengklik tombol circle terlebih dahulu untuk mengatur pertemanan. Ketika sudah masuk ke halaman circle, saya sarankan agar Anda membuat beberapa circle standar Anda terlebih dahulu, misalnya: keluarga, teman kantor, teman SMU, kenalan, rekan bisnis. Anda buat secukupnya saja karena nantinya Anda bisa menambahkan/mengeditnya lagi di lain waktu. Bila Anda merasa sudah cukup dengan beberapa circle yang Anda buat, mulailah menambahkan teman.

4. Mengatur Pertemanan 

Mulailah menambahkan teman. bila Anda sudah cukup lama menggunakan layanan gmail, maka Google+ akan memberikan beberapa alternatif orang-orang yang pernah Anda hubungi melalui akun gmail Anda. Atau Anda juga bisa mengundang teman Anda yang belum bergabung dengan cara meng-invite mereka melalui email, selain itu Anda juga bisa menambahkan teman dengan memanfaatkan search, ketikkan nama orang yang Anda cari, lalu klik nama orang yang Anda maksud. Lalu Anda masukkan ke dalam circle yang telah Anda buat tadi sesuai dengan kategorinya dengan cara klik and drag (geser), Anda klik teman yang Anda pilih lalu geser ke circle pilihan Anda, prosesnya seperti copy-paste pada dua halaman Windows Explorer.
Catatan: Anda bisa juga memasukan satu orang ke dalam beberapa circle sekaligus, misalnya bila Anda adalah teman kampus saya, maka Anda bisa memasukan saya ke dalam circle "teman kampus" sekaligus circle informer/news/gadget/VIP. Silahkan Anda coba masukan saya ke dalam circle Anda melalui link berikut ini (gunakan PC): 

5. Memahami Aturan Main pada Circle

Mungkin Anda sempat bertanya-tanya bagaimana memahami cara kerja circle pada Google+. Apa yang terjadi bila kita menambahkan seseorang ke dalam circle, dan apa pula yang terjadi bila seseorang menambahkan kita ke dalam circle-nya. Akan saya bahas dalam paragraf ini.
Bagi Anda yang sudah terbiasa memanfaatkan fitur list pada Twitter, Anda tidak akan asing dengan cara main circle pada Google+, aturan mainnya hampir sama persis. Kalau di Twitter ada list I follow (kalau di Google+ adalah orang-orang yang kita masukkan dalam circle) dan list following me (kalau di Google+ adalah orang-orang yang memasukkan kita pada circle-nya)...
Dan kalau Anda masih bingung, berikut adalah penjelasannya lebih lanjut...
Bila kita menambahkan seseorang dalam cicle kita maka kita bisa mengikuti update dari orang tersebut dengan catatan orang tersebut pada saat update status, dia mencentang publik atau circle dimana kita dimasukan olehnya. Begitu pula sebalikanya, bila seseorang menambahkan Anda ke dalam circle-nya, maka dia bisa melihat setiap update dari Anda dengan catatan saat Anda update status, Anda mencentang Publik atau circle dimana Anda menempatkan dia.
Dengan fitur ini saya berpendapat bahwa kedudukan Twitter sebagai rajanya ocehan, bisa digantikan oleh Google+, apalagi dengan Google+ kita bisa memberi komentar dengan mudah dan langsung pada pokok bahasan juga dengan kalimat yang lebih panjang. Tidak seperti di Twitter yg menggunakan mention atau DM, dengan kalimat yang dibatasi, juga kadang kita sering bingung bila ada mention dari teman, mention tersebut menanggapi tweet yang mana.

6. Memahami Aturan Main pada Circle part 2

Apa yang terjadi ketika Anda update status? Apa yang teman Anda lihat ketika Anda update status? Berikut ini adalah penjelasannya.
Update status pada Google+ sedikit berbeda dengan Facebook, kalau di Facebook ada pilihan bagikan ke semua orang, dll. Nah, kalau di Google+ sebelum update status, Anda akan diberi pilihan untuk mencentang cirlcle mana saja, misalnya circle "teman dugem" dan circle "SPG Girl". Maka yang bisa melihat update status Anda hanyalah orang-orang yang Anda masukkan ke dalam circle tesebut. Hal ini berlaku pula untuk update foto, video, dan lokasi... Saya merasa fitur ini sangat efektif. Sebagai contoh, bila Anda update status seperti ini, "Ujian Kelar.. lega rasanya. besok malam Ndugem ahhh.. siapa yang mau join"... maka yang akan Anda centang mungkin circle "teman dugem" , Anda tidak mungkin mencentang circle "keluarga" atau "dosen".. Fitur yang cukup menarik bukan?.. Contoh lain, ketika Anda update lokasi di Bioskop pada jam sekolah / kuliah. Anda tentu hanya akan mencentang circle tertentu yang Anda rasa aman...

7. Fitur Lokasi

Ketika Anda akan update status, upload foto / video , atau update yang lainnya, Anda juga dapat memanfaatkan fitur lokasi. Google+ dapat mendeteksi keberadaan Anda dan menampilkan beberapa lokasi di sekitar Anda yang bisa Anda pilih. Semisal Anda akan update status seperti ini, "Sate Ayam di sini unik, ada tambahan rambut penjualnya." atau Anda akan mengupload foto sate ayam yang Anda makan (beserta rambutnya :D), maka dengan mencantumkan fitur lokasi atau cek in, Google+ akan menyertakan peta lokasi tersebut dalam status / foto Anda, sehingga memudahkan teman-teman Anda dalam menemukan lokasi tersebut. 
Anda juga bisa cek in di suatu tempat , disertai status (shout kalau dalam foursquare) , juga bisa disertai upload foto...
Ada keuntungan tersendiri ketika Anda Update status/foto/video dengan menyertakan fitur lokasi, yaitu ada kemungkinan teman Anda akan bertambah. Caranya : ketika Anda update menggunakan fitur lokasi, jangan lupa untuk mencentang share to "publik" selain ke circle Anda. Share to publik memungkinkan bagi para user Google+ lain untuk mengetahui keberadaan Anda, dan kalau ada yang suka dan ingin berteman dengan Anda, maka dia akan menambahkan Anda ke dalam circle-nya. Cara kerjanya seperti ini... Pengguna Google+ akan selalu mengakses Stream (nanti akan saya jelaskan pada bagian stream). Stream bisa berasal dari circle juga bisa berasal dari nearby yaitu siapa saja yang update di sekitar Anda, Anda bisa melihat updatenya walaupun belum masuk ke circle Anda. Jika Anda tertarik, Anda bisa menambahkannya ke dalam circle Anda.

8. Stream

Kalo di Twitter istilahnya ya timeline, kalo di Facebook ya istilahnya Wall. Tapi kalau Stream agak sedikit berbeda. Kalau di Facebook Anda bisa melihat update dari semua teman Anda, kalau di Twitter Anda bisa melihat update dari orang-orang yang Anda follow, Nah.. kalau Stream, update dari teman-teman Anda akan difilter , dipisahkan berdasarkan circle, tergantung circle mana yang Anda klik (pilih). Selain dari circle, Anda juga bisa melihat stream dari nearby, yaitu pengguna Google+ yang berada di sekitar Anda yang menggunakan fitur lokasi dan share ke publik pada waktu update status...

Saya kira itu dulu yang dapat saya jelaskan, nanti akan saya tambahkan lagi bila ada info terbaru, jangan lupa follow twitter saya di @benynem untuk update tercepat...
dan bila Anda suka dengan tulisan saya, review, tips & triks, tutorial, silahkan tambahkan akun Google+ saya ke dalam circle Anda melalui link berikut (Gunakan PC):

tips ++ : Anda akan selalu membutuhkan update/info dari orang-orang tertentu yang Anda anggap penting/perlu, untuk itu buatlah sebuah circle khusus, semisal news / informer / reporter / VIP / atau yang lainnya.. 
dan jangan lupa untuk memasukkan saya ke circle tersebut :))) hehehehehe....
thanks ;-)


Google+ belum lama diperkenalkan. Dan sampai sekarang pun masih dalam tahap uji coba. Tidak semua orang bisa langsung mendaftarkan diri untuk bergabung dengan Google+, harus diundang oleh orang lain atau teman yang sudah tergabung dalam Google+. Bila Anda ingin diinvite, silahkan mention di twitter saya @benynem dan cantumkan alamat email Anda ( gmail ), nanti akan saya invite secepatnya.
Nah, karena masih dalam proses pengembangan, tentunya Google+ masih memiliki beberapa kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan Google+ dibanding Facebook :

1. Saat pertama kali login di Google+ , Anda pasti akan bingung harus berbuat apa. Ini wajar, karena baru proses pengenalan User Interface, nanti ketika Anda sudah mencoba menulis status, mengupdate info profil, menambahkan teman, dll.. Anda akan terbiasa dan mulai menikmatinya. Dibandingkan dengan Facebook, Anda tentu sadah lincah menggunakannya.

2. Jumlah member belum begitu banyak, sehingga agak sulit bagi Anda untuk mendapatkan teman. Tetapi jangan khawatir, karena Google+ masih dalam tahap pengembangan, jumlah member masih dibatasi hanya orang-orang yang telah diinvite yang bisa bergabung dengan Google+. Nanti ketika Google+ sudah dibuka registrasi global, diperkirakan jumlah membernya akan meningkat melebihi Facebook dalam waktu singkat.

3. Aplikasi untuk mobile (seberti Blackberry, Symbian, dll) belum tersedia, baru tersedia untuk ponsel Android, itupun masih sangat sederhana sekali. Aplikasi Google+ Android hanya bisa untuk melihat Stream (wall), memberi komentar, mengupload foto, chatting, melihat profil, dan beberapa fitur umum lainnya. Namun masih dikembangkan lagi sehingga nantinya bisa melakukan Video Call atau Video Converence melalui perangkat mobile.

4. Belum ada aplikasi dan game seperti pada Facebook. Tapi tidak menutup kemungkinan fitur tersebut akan segera tersedia dalam waktu dekat.

5. dll

Baca Juga Kelebihan Google+ dibanding Facebook klik disini .


Mungkin waktunya tepat untuk mengulas Google+ saat ini. Walaupun banyak yang sudah tahu, namun banyak pula yang belum tahu.. Nah, bagi Anda yang belum tahu banyak tentang Google+ , berikut ada beberapa rincian kelebihan Google Plus dibandingkan Facebook: 

1. Google+ berada di bawah bendera Google, perusahaan raksasa yang memiliki berbagai layanan di berbagai bidang, seperti Youtube, Blogspot (blogger), gmail, Document, Calendar, Maps, Earth, Picasa, Latitude, Search Engine Google, Google Sky, OS Android, dan masih banyak lagi, sehingga ke depannya nanti fiturnya akan lebih kaya bila dibandingkan Facebook. 

2. Google+ telah siap digunakan untuk melakukan Chat Group, Anda bisa chatting dengan beberapa teman sekaligus dalam satu thread (seperti Group Chat pada Blackberry Messenger). Bila teman yang Anda undang sedang dalam status offline, maka dia tetap dapat membaca percakapan (thread) ketika online nantinya.

3. Google+ telah siap digunakan untuk melakukan panggilan telepon, video call, bahkan video converence hingga 10 user. Nantinya akan dikembangkan lebih banyak lagi hingga 20 user dalam video converence. Sementara itu Facebook masih menggandeng Skype dan Tinychat untuk mewujudkan video chat guna menyaingi Google+, namun hasilnya masih belum sempurna.

4. Pengaturan pertemanan pada Goggle+ lebih simpel dan efektif ketimbang Facebook, dan tentunya lebih menjamin privacy Anda. Anda dapat mengkategorikan teman-teman Anda ke dalam kategori tertentu (dalam Google+ disebut circle), misalnya: Keluarga, Teman SMU, Mantan Pacar, Teman Kantor, Fans, atau yang lainnya sesuai dengan keinginan Anda. 
Sering sekali email yang masuk ke saya menanyakan, "Bagaimana agar update status/foto kita (di Facebook) hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu saja sesuai yang kita inginkan?"... Walaupun bisa, tetapi langkah-langkahnya cukup rumit.. Nah... kini di Google+ Anda tidak akan mengalami kesulitan itu lagi. Hanya dengan 1 atau 2 klik Anda sudah bisa munentukan kepada siapa saja (circle mana saja) yang bisa membaca update status dari kita.

5. Memasukkan teman ke dalam circle, atau memindahkan teman dari satu circle ke circle yang lain dapat dilakukan dengan cara yang sangat mudah. Tanpa harus mengetik nama. Anda cukup melakukan klik and drag (geser). Klik pada nama/foto teman yang Anda inginkan lalu drag ke dalam cirlce yang Anda inginkan. Seperti proses copy - paste pada dua halaman Windows Explorer.
Anda bisa juga memasukan teman ke sebuah circle secara manual, seperti contoh: Anda klik link berikut ini, lalu Anda klik Add To Circle / Tambahkan Ke Lingkaran (Gunakan Komputer/Laptop/PC) : https://plus.google.com/u/0/117024521269477170264/posts

6. Google+ lebih privaci. Bila ada teman yang memberi tag nama kita pada fotonya, maka akan ada notifikasi persetujuan yang masuk ke kita, tinggal kita putuskan untuk menyetujui atau menolaknya. Kalau kita setujui maka tag foto kita akan segera ditampilkan di wall (dalam Google+ disebut Stream). Saya rasa ini sangat efektif.. misalnya saja ada kejadian di facebook, dimana salah satuteman kita ada yang iseng memberi tag nama kita pada sebuah foto yang kurang baik / tidak senonoh / yang akan memalukan kita. Nah, tanpa kita ketahui (bila kita tidak memasang notifikasi mobile), maka foto itu akan langsung muncul di wall kita dan dapat dilihat oleh semua teman kita. Walaupun kita bisa saja menghapusnya tetapi sudah terlanjur banyak yang melihatnya di wall kita, apalagi bila kita telat mengetahuinya, tentunya akan lebih memalukan lagi... Nah, hal tersebut tidak akan terjadi dalam Google+ .

7. Bila Anda punya akun Youtube dan Picassa, maka akan secara otomatis terkoneksi dengan Google+. Sehingga teman Anda juga bisa melihat video Youtube Anda dan Foto Picasa Anda melalui Google+. Tidak menutup kemungkinan akan dikembangkan agar terkoneksi dengan akun-akun google Anda yang lain seperti Blogspot, Document, Calendar, Dll.

8. Pertumbuhan jumlah member Google+ sangat signifikan. baru 2 bulan saja sudah mencapai 10 juta user. Padahal baru dalam proses uji coba. Dan pendaftarannya pun masih dibatasi melalui undangan / invite . Bayangkan bagaimana nanti kalau sudah dirilis resmi ya...

9. Dll... Dan masih banyak lagi kelebihan Google+ lainnya.. tunggu di blog saya selanjutnya atau follow twitter saya @benynem untuk update secara realtime.

Baca juga kekurangan Google+ dibanding Facebook klik disini .



Harga : 270.000,- (Juli 2011) 

Ketika belum booming headset "Beat", apalagi yang ada embel-embel dr. Dre, pasar headset konvensional masih terasa biasa saja. Rata-rata memiliki kualitas standar dengan kisaran harga antara 15 ribuan hingga 70 ribuan sudah termasuk mahal. Apabila ada yang mencapai harga hingga di atas 100 ribuan maka headset tersebut adalah headset branded seperti Creative Aurvana, heatset iPhone atau iPod, atau headphone full yang menggunakan Pad yang menutupi seluruh telinga.
Nah, makanya saya sempat heran ketika melihat banderol harga headset panasonic ini yang mencapai 200 ribu lebih. Pikir saya headset buatan Apple saja tidak semahal itu (pada masa itu). Dan sejauh yang saya tahu headset termahal masih milik Philips Wide Sound Stage For Mobile, itu pun memang dikhususkan untuk smartphone. Nah, akhirnya karena rasa penasaran saya memboyongnya dengan harga tersebut. 
Setelah mencobanya, walah... baru kali ini saya menemukan headphone (earphone) dengan suara yang sangat mantab. Bahkan unggul jauh mengalahkan Creative Aurvana yang harganya 800 ribuan. Dan beberapa tahun kemudian ketika muncul headset "BeatsAudio" yang harganya mencapai jutaan rupiah, headset panasonic ini berani diadu dalam hal dentuman bass... Untuk kualitas high range memang tidak se sempurna headphone jenis full pad. Namun suara high range tergolong prima dan jernih untuk ukuran earphone mini mengungguli earphone lain di kelasnya, dan unggul telak bila dibandingkan dengan eraphone abal-abal yang harganya di bawah 100 ribu. 
Dan earphone ini masih sering saya gunakan hingga sekarang (2015) sebagai andalan saya dalam mendengarkan musik atau menonton film di smartphone pada saat butuh praktis, karena di saat serius saya lebih sering menggunakan headphone full pad yang berat seperti Corsair Vengeance 2000 atau yang terbaru Plantronics BackBeat Pro... 

Sedikit saja info yang akan saya bagikan. Dalam hal spesifikasi untuk saat itu (2011) memang Acer Stream sudah cukup mumpuni. Namun di awal pemakaian saya sudah kecewa dengan kinerja multimedia yang terasa lemot. Untuk memutar film MP4 masih ada lag, bahkan terlihat sekali film terputus-putus, dibandingkan dengan smartphone sekelasnya pada waktu itu HTC Desire S bisa memutar film yang sama dengan sangat lancar. Jadi saya tidak tertarik lagi untuk menjajalnya lebih jauh.






Sony Ericsson Xperia Play...

Price : Rp. 4.100.000,-  (Juli 2011) 

Pertama kali memegang Sony Ericsson Xperia Play (XPlay), Anda akan terpesona melihat keindahan tubuhnya (desainnya maksudnya), juga tampilan layar dan UI-nya yang cantik,,ditampilkan pada layar dgn kualitas warna yg tinggi. Xplay terasa sangat mantap dalam genggaman,,, saat itulah saya berpikir bhw Xplay akan menjadi HP utama saya, menggantikan HTC Sensation dan Desire S... Namun ketika semua data (kontak, log, sms, aplikasi, dll) saya pindahkan ke Xplay, kinerjanya langsung menurun drastis, terasa lemot dan tersendat-sendat,, dan putus-putus saat memainkan film HD... Dengan aplikasi Advanced Task Killer terlihat sisa RAM rata2 di bawah 50 MB.. Lalu saya berubah pikiran,, saya kembali memakai HTC sebagai HP utama saya,, dan XPlay sebagai HP kedua saya dengan pemakaian secara normal...

Sony Ericsson Xperia Play

Berikut ini adalah pengalaman saya ketika menggunakan Xplay secara normal.. Saya hanya menginstal beberapa aplikasi seperlunya saja, dan saya maksimalkan untuk gaming... Nah, pada kondisi ini RAM yang tersisa rata-rata 90 MB, dan ketika semua aplikasi kita kill, maka RAM tersisa antara 160 MB hingga 180 MB, Xplay masih berjalan lancar...

Kelebihan Xperia Play :

1. Gamepad Gaming Ready

Tidak dipungkiri memang kelebihan Xplay yg tidak dimiliki oleh smartphone android lainnya adalah tersedianya tombol-tombol gaming seperti pada Play Station, saat sliding dibuka, Anda akan menemukan tombol arrow, circle, cross, square, triangle, start, select, home, dan 2 trackpad analog, lalu di bagian samping dapat Anda temukan tombol R dan L yg juga bisa Anda gunakan sebagai autofokus dan shutter foto (jika Anda menginstal Camera Mod)

2. Game & Emulator

Dengan tersedianya tombol-tombol gaming, maka Xplay sangat efektif untuk memainkan game-game, baik itu game bawaan (7 game bawaan khusus dibuat untuk Xplay dgn kualitas HD, 1 game PSX Crash Bandicot *.iso) juga berbagai game Emulator seperti, Sega (Gensoid), Nesoid, Super Nintendi, Gameboy, dll.. yg biasanya Anda harus menggunakan layar sebagai gamepad yang terasa kurang nyaman, namun dengan Xplay Anda bisa menggunakan tombol-tombolnya yang juga sudah di-setting standar untuk emulator-emulator tersebut.

3. Dual Speaker Stereo

Jarang sekali smartphone android yang menggunakan dual speaker stereo. Dari semua yang pernah saya coba, baru LG Optimus 2X, Galaxy Tab p1000, dan CSL Blueberry Mi410, yang memilikinya.. Namun dual speaker milik Xperia Play adalah yang terbaik dari semua yang pernah saya coba. Suaranya sangat jernih, dan dentuman suara bass terdengar sangat mantap. Bila Anda menggunakan headset bawaannya, suara yang dihasilkan lebih memukau lagi, bahkan mengalahkan headset Creative Aurvana kesayangan saya.

4. Layar

Layar 4 inch dengan resolusi 800x480, dan kekayaan warna 16 juta, menghasilkan tampilan yang sangat cantik dipadukan dengan User Interface khas Xperia.

5. Desain

Walaupun Xplay memiliki body yang tebal dan bongsor, tapi Sony Ericsson mampu menyempurnakanbya dengan desain yang sangat menawan (bahkan lebih bagus daripada Xperia Pro)..

6. Tersedia Front Kamera

Selain untuk gaming, Xplay juga didedikasikan untuk keperluan Social Network. Tersedianya kamera di bagian depan bisa kita gunakan pada aplikasi Skype, Yahoo Messenger, Frings, Tango, untuk melakukan video call.. namun sayang, pada beberapa aplikasi yang belum diupdate, camera yg digunakan masih kamera bagian belakang.

7. Dock Included

Dengan dock bawaan, maka Xplay bisa berubah fungsi menjadi penampil foto digital (frame digital), Layar Xplay akan menampilkan slideshow foto-foto yang akan berganti-ganti setiap beberapa detik.

8. Dll...

Kekurangan Xperia Play

1. ROM hanya 400 MB

Saya heran, Smartphone Android keluaran Sony selalu dengan kapasitas yang tergolong kecil. Xperia Arc, Neo, Pro dan beberapa yang lainnya malah hanya menyediakan ROM sebesar 320 MB. Walaupun aplikasi bisa di install di MicroSD external, namun bagi sebagian orang tertentu lebih suka menginstal aplikasi di ROM dengan berbagai pertimbangan. Sayang sekali ya, padahal pada smartphone android lainnya sudah menyediakan ROM dari 1 GB hingga 2 GB, bahkan produk lokal CSL Blueberry Mi410 dengan harga 2,5 jutaan sudah menyediakan ROM sebesar 2 GB

2. RAM masih 512 MB

Walaupun bagi sebagian orang sudah termasuk besar, namun saya rasa RAM tersebut masih sangat kurang untuk ukuran ponsel gaming papan atas, sehingga tidak bisa dimaksimalkan lagi dalam penggunaannya.

3. Kualitas Kamera masih standar

Walaupun tidak bisa dibilang jelek, namun bila saya bandingkan dengan ponsel lain yang sama-sama menggunakan kamera 5 megapixel, hasil kamera Blackberry Delta 9780 lebih bagus, dan hasil kamera HTC Desire S malah jauh lebih bagus..

4. Film HD

beberapa film HD yang dapat diputar dengan lancar pada HTC Desire S, namun putus-putus saat diputar pada Xperia Play..

5. Messaging & Telephony

Sony Ericsson hanya fokus pada fungsi game dan tampilan, namun kurang serius dalam mengerjakan fungsi telepon dan sms.. Tampilan sms hanya berupa pengirim dan sebagian isi pesan, tidak disertakan tanggal, jam, dan jumlah sms dalam thread, anda harus membukanya satu per satu untuk melihatnya.

Bagi Anda yang terbiasa melakukan backup sms, maka saat me-restore di Xperia Play Anda akan terkejut melihat pesan-pesan Anda berantakan, acak, tidak disortir berdasarkan waktu pengiriman, bahkan ada thread yang terpisah. Maka Anda harus menginstal aplikasi pihak ketiga seperti Handcent SMS untuk menampilkan SMS Anda secara rapi sepeti sedia kala..

Dan pada fitur telephony, tidak tersedia pilihan untuk melakukan panggilan video call 3G... Cukup disayangkan padahal tersedia kamera depan.

6. Bahan mudah lengket

Bila tangan Anda kurang bersih/ kurang kering, maka Xplay akan terasa lengket di tangan Anda, dan Anda akan kesulitan melakukan navigasi pada layar touchscreennya.

7. Layar belum Gorilla Glass

Bila Anda menggunakan antigores bawaannya, Anda akan merasakan kurang begitu nyaman dalam mengoperasikannya.

8. Dll...

Untuk sharing lebih lanjut, silahkan ke twitter saya atau G+ , , dan untuk foto-fotonya, menyusul ya... Ini baru saya posting via email, jd tidak bisa upload foto lebih dari 1..

MKRdezign

{facebook#https://www.facebook.com/BENYN3M} {twitter#https://twitter.com/benynem} {google-plus#https://plus.google.com/+BenyKristiawan} {pinterest#https://www.pinterest.com/benynem} {youtube#https://www.youtube.com/benynem} {instagram#https://www.instagram.com/benynem}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Theme images by suprun. Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget